Tiga Panti Asuhan Terima Bantuan Dari Pemprov Jateng

Foto : Kepala Dinas Pendidikan Prov. Jateng dan Kepala Dinsosnakertrans Kab. Batang berfoto bersama para penerima bantuan. (humas)
Nurahadi Amiyanto yang mewakili Asisten Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Tengah, Ir. Djoko Sutrisno, M.Si mengatakan pemberian bantuan ini bukan bermaksud memposisikan salah satu pihak sebagai si pemberi dan si penerima, melainkan semata–mata untuk mengimplementasikan semangat kebersamaan, kesetiakawanan sosial, kegotongroyongan, serta kepedulian dan soliditas pemerintah kepada rakyatnya.
Hal ini adalah bagian dari nilai – nilai luhur yang harus di-uri–uri dan dibudayakan pada setiap kesempatan, yang pada hakikatnya adalah kepedulian dan berbagi, serta memberdayakan seluruh potensi. Semua itu bertujuan memberikan suatu pelajaran bahwa yang pandai menngajari yang kurang pandai, yang kaya memberikan bantuan permodalan dan fasilitas kepada yang membutuhkan dengan disertai pendampingan, sehingga masyarakat kita mampu memberdayakan potensi diri dan lingkungannya untuk meningkatkan kesejahteraan.
Disampaikan juga bahwa dengan semangat Kebangkitan Nasional ke 105, untuk terus menggugah dan menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan agar hidup tetap terjaga dalam hati sanubari. “Oleh karena itu mari kita tetap memegang komitmen negara, Pancasila sebagai falsafah, pandangan hidup, ideologi, dan dasar negara Indonesia. UUD 1945 sebagai landasan konstitusional Indonesia, NKRI, sebagai tumpah darah yang menjadi kebanggaan kita dan wajib kita jaga bersama keutuhannya,” tandas Nurahadi.
Drs. Sudaryanto Kepala Biro Sosial Setda Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selaku Ketua Pelaksana Bhakti Sosial dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional ke 105 Tahun 2013 Provinsi Jawa Tengah dalam laporannya menjelaskan bahwa bantuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan semangat kepedulian, kebersamaan, kekeluargaan, dan kesetiakawanan sosial dalam pembangunan, serta melestarikan nilai – nilai kegotongroyongan sebagai ruh dan jati diri bangsa.
Bantuan yang diberikan untuk masing-masing panti asuhan adalah sarana panti asuhan senilai Rp.15 juta, seragam sekolah, tas, dan buku, suvenir berupa sarung, rukuh, sajadah, vitamin, dan uang tali asih sebesar Rp.100ribu/anak untuk 35 anak di PA Darussalam, 38 anak Panti Asuhan Aisiyah Umar Bin Khotob dan 38 anak Panti Asuhan Darul Aitam.(mc-humas)















-b1138a0c4f.jpg)
-1926321c65.JPG)
-0df5d703c8.jpg)
-d360f8bcf7.JPG)

