Lomba KB Menunjukkan Kepedulian Kaum Buruh Terhadap Keluarga Berkualitas

Merupakan kewajiban bagi perusahaan untuk memberi perlindungan kepada karyawannya. Mulai dari kesejahteraan, kenyamanan, keamanan dan pemenuhan terhadap hak - hak karyawan lainnya termasuk kesehatan. Sebuah kebanggaan bagi warga kec. Tulis karena PT. Tebing Mas Multi Product Sigaretes (MPS) terpilih menjadi salah satu dari tiga nominasi dalam  penilaian Keluarga Berencana (KB) perusahaan tingkat Provinsi. Penilaian KB perusahaan tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2017 ini mengundang tim penilai KB dari Provinsi langsung yaitu dr. Lia, M.Kes.  dari BKKBN, Sigit Joko Purwanto dari Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah, dan Nanik Qosiah dari Apindo Jawa Tengah. Turut hadir pula dalam acara penilaian tersebut dr. Tri Handoko, M.Kes. dari DP3AP2KB Kabupaten Batang, dr. Muchlasin, M.Kes. yang merupakan dokter perusahaan PT Tebing Mas Tulis,  Kepala Dinas Kesehatan Kab. Batang, Kapolsek Tulis, Danramil Tulis dan tamu undangan Selasa (18/4) di aula PT Tebing Mas kec. Tulis Kab Batang. 

“Saya berterima kasih karena PT. Tebing Mas MPS Tulis telah mendukung program KB dalam rangka pengendalian jumlah penduduk di Jawa Tengah,” terang dr. Lia.

Dia mengungkapkan bahwa BKKBN mengadakan lomba KB perusahaan dan telah melakukan verifikasi terlebih dahulu dari 35 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Jawa Tengah dan akhirnya ditentukan tiga perusahaan yang lolos seleksi yaitu PT. Sari Tembakau Harum Cepiring Kendal, PT. Tebing Mas MPS Tulis Batang, dan PT. Urip Sugiharto MPS Pekalongan.

dr. Lia menambahkan dari beberapa aspek penilaian yang ditentukan diantaranya ketersediaan pelayanan umum, administrasi, pengetahuan terhadap jenis alat kontrasepsi, kesiapan dan kebersihan sarana prasarana penunjang dan konseling informasi kesehatan. Menurutnya masih ada yang harus dilengkapi seperti nomor anggota Apindo, SK pembentukan KB, surat izin klinik dari  Dinas Kesehatan. Untuk membuat pelayanan semakin baik perlu adanya bidan yang diberi pelatihan CPU dan perawat yang diberi pelatihan tentang konseling.

“Peran serta perusahaan terhadap fasilitas kesehatan bagi karyawan, sumber daya manusia (SDM) yang sadar tentang arti kesehatan, kenyamanan dan memanusiakan karyawan serta memprioritaskan hak para karyawan itu pun juga masuk dalam aspek penilaian KB perusahaan,” tegas Nanik Qosiah.

Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah Sigit Joko Purwanto menyampaikan bahwa klinik yang ada di PT. Tebing Mas sudah menjadi klinik pratama. Beliau mengharapkan kedepan sudah bisa memberikan pelayanan kepada karyawan dan warga sekitar. Ibu hamil harus memiliki kesadaran dan memanfaatkan fasilitas yang diberikan perusahaan untuk tetap dapat memberi ASI, demi terwujudnya putra – putri  menjadi cerdas dan keluarga yang berkualitas.

“Apindo tidak hanya menuntut target kepada karyawan tetapi juga ada kerjasama antara keduanya saling diuntungkan. Perusahaan untung karyawan bahagia artinya ada simbiosis mutualisme. Jangan lupa untuk memberikan reword kepada karyawan berprestasi agar karyawan merasa nyaman dan betah selama bekerja di perusahaan,” tegas Sigit. (Heri/MC)

Bagikan ke Jejaring Sosial