Bidang E-Government Banyak Diminati Untuk Membangun Pemerintahan Bersih

Di era keterbukaan informasi public dan semakin cepatnya teknologi informasi seperti saat ini masyarakat sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kab. Magelang hadir untuk melakukan study banding mengenai Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) berfungsi sebagai pengelola dan penyampai dokumen yang dimiliki oleh badan public, e-government untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kepala Diskominfo Batang Drs. Jamal Abdul Naser, M.M mempersilakan bagi dinas Kominfo lain untuk mendapatkan info yang berkaitan dengan system informasi public terintegrasi. Yang terpenting adalah fungsi dan manfaat dari suatu aplikasi walaupun jumlahnya terbatas.

 Sekretaris Diskominfo Kab. Magelang Drs. Sri Suraryo, Msi mengatakan “Diskominfo Magelang melakukan kunjungan ke Kab. Batang untuk  meningkatkan fungsi dari dinas kami agar menjadi semakin baik seperti Batang dan berdasarkan rekomindasi dari KPK demi terwujudnya  keterbukaan informasi public.”

Menurutnya salah satu sarananya adalah melalui teknologi dan kami dituntut harus bisa, maka Diskominfo belajar ke Batang agar bisa meniru system informasi terintegrasi. Selama ini di Kab.Magelang dalam system informasi dan komunikasi dengan masyarakat belum sebaik di Batang. Sistem informasi kami hanya sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Mendagri namun belum bisa efisien dan menggunakan teknologi canggih, utamanya pelayanan public yang tujuannya agar masyarakat dapat mengakses secara langsung dan cepat.

“Diskominfo Magelang berusaha untuk meningkatkan system perencanaan (e-planing), e-bugeting dan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP). Arahnya agar nanti masyarakat dapat melihat langsung di web pemerintah dan tinggal memilih apa yang ingin diketahui,” terangnya.

Suraryo menambahkan kedepan secara lebih lanjut Diskominfo Magelang ingin bekerjasama dengan Batang utamanya bidang e-government. Apabila sudah menemukan kata sepakat antara kedua belah pihak, maka secara teknis akan melakukan komunikasi berkelanjutan karena banyak pelajaran yang dapat diambil dan diterapkan di Kab. Magelang. (Heri/MC)

Bagikan ke Jejaring Sosial