Membangun Negara Harus Serius Tapi Caranya Fleksibel

Bupati Terpilih Wihaji memberikan sambutan pada acara Silaturahim Para Sang Pamomong bersama Marlinda Irwanti anggota DPR RI Komisi X, di Rumah Joglo Dracik Batang. Foto : Arga Ulfah Pradana/MC-Batang
"Membangun Kabupaten Batang saat ini harus dengan perencanaan, semua program tahun 2018 harus diawali dengan e-planing. Termasuk di dalamnya ada ide dan usulan dari warga dan para Pamomong," hal tersebut disampaikan Bupati Terpilih H. Wihaji, S.Ag, M.Pd saat memberikan sambutan pada acara Silaturahim Para Pamomong bersama Dr. Marlinda Irwanti, SE, MSi. anggota komisi X DPR RI, Jum’at (12/5) di Rumah Joglo Dracik Batang.

Wihaji menyampaikan bahwa semua aspirasi dan usulan untuk tahun 2018 karena pada awal periode jabatannya sebagai Bupati Batang e-planning diperuntukkan tahun 2018. “Untuk sekarang barangkali kalau bisa pada Perencanaan Perubahan itu saya sudah pesan tolong sisakan entah berapa miliar untuk membangun jalan yang rusak dan harus segera diperbaiki,” jelasnya.

“Kedepan akan saya sampaikan kepada keluarga besar Sang Pamomong untuk kebijakan apa saja yang akan diambil selama 5 tahun. Semua akan bisa terukur dan prioritas kita tetap pada infrastruktur jalan karena warga menginginkan kerja yang cepat namun tetap harus direncanakan. Untuk kesejahteraan para Pamomong juga masuk dalam program prioritas, jadi tidak perlu dikhawatirkan,” terang Wihaji.

Wihaji menambahkan semua kebijakan akan diukur sesuai dengan kewenangan masing-masing sehingga diharapkan semua bisa bekerjasama dengan para pamomong sebagai ujung tombak pembangunan. “Kepala desa harus sering silaturrahim perlu ada pertemuan khusus tapi tidak perlu resmi. Membangun negara itu substansinya harus serius tapi caranya yang lebih fleksibel dan fokus ,” ujar Wihaji.

Tim Reportase :
Rilis : Heri Kisyanto
Editor : Lukman Hadi Lukito

Bagikan ke Jejaring Sosial