TAZAKKA MERILIS KIT

Written by Bagian Humas dan Protokol on . Posted in berita

Foto : Kuliah Perdana KIT Pondok Modern Tazakka. (humas)

(Batangkab.go.id) – Dalam rangka mengkaji dasar-dasar keilmuan dan pemikiran Islam secara sistematis, yang meliputi kajian bidang tafsir Al-qur’an, Hadist, Fiqih ibadah dan fiqh wanita, Pondok Modern Tazakka merilis (launching) dan Kuliah Perdana Kajian Islam Tematik (KIT). KIT yang bertempat di Aula Setda Batang, pada hari Kamis (7/2/2013) ini mengambil tema bagaimana memaknai dan mengamalkan Al-Qur’an dan Sunnah dalam kehidupan modern . KH. Anang Rikza Masyhadi, Pemimpin Pondok Modern Tazakka mengatakan, KIT adalah sebuah majelis ilmu yang maksud dan tujuannya adalah untuk memberikan perspektif umum tentang dasar-dasar ajaran Islam yang diharapkan mampu menjadi pijakan fundamental dalam setiap pengambilan keputusan penting dalam kehidupan. Saat ini sudah ada 25 orang kader bergelar sarjana S1 yang menetap di Tazakka yang akan menjadi guru KIT dan ada 7 orang yang menyandang gelar S2.

Sekretaris Daerah, Drs. Nasikhin yang mewakili Bupati mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi kajian–kajian Islam yang memang sangat diperlukan, mengingat semakin terkikisnya keimanan kita akibat tergerus era globalisasi. Tidak hanya anak muda zaman sekarang, para orang tua pun sudah mulai tergerus oleh peradaban yang menurut banyak orang adalah peradaban modern yang serba sempurna. Orang tua bersikap seperti anak muda, sedangkan anak muda bertingkah seperti orang dewasa, sepertinya sudah menjadi kewajaran dalam kehidupan zaman modern. “Namun, semua itu tidak akan terjadi apabila kita memahami betul ajaran Islam seperti yang terkandung dalam Al-qur’an dan hadits,” kata Nasikhin. Menurut Nasikhin, Kajian Islam Tematik ini memberikan pencerahan bagi kita, bagaimana menjalani kehidupan sesuai dengan ajaran agama Islam yang sesungguhnya. Tentunya yang berdasar Al-Qur’an dan hadits. Kajian ini menyentuh hati kita untuk bisa merajut hari esok menjadi lebih baik melalui anyaman ayat–ayat Allah sehingga bisa mengurai dan memaknai kehidupan dengan penuh rahmat dan ntuk mencapai Ridha dari Allah SWT. Kita juga perlu melaksanakan prinsip dalam beribadah, yang antara lain : niat lillahi ta’ala, ikhlas, tidak menggunakan perantara, dilakukan sesuai tuntunan Al-Qur’an dan hadits, seimbang antara dunia dan akhirat, tidak berlebih – lebihan, mudah dalam arti bukan meremehkan dan meringankan bukan untuk mempersulit. Kegiatan tersebut dibuka untuk umum dan diikuti oleh beberapa Kepala SKPD dan karyawan/karyawati di lingkungan Setda Batang.(iwan-humas)