BBPOM Temukan Produk Pangan Mengandung Zat Warna Rhodamin B

Written by Bagian Humas dan Protokol on . Posted in berita

Batangkab.go.id – Balai Besar Penelitian Obat dan Makanan (BBPOM ) Republik Indonesia Semarang, melakukan sidak ke beberapa para pedagang yang beroperasi di kawasan  tempat penjualan oleh – oleh di sepanjang pinggir jalan Alas Roban, Plelen pada 27 Mei 2013 lalu. Berdasarkan hasil sampling pada kegiatan sidak dengan menggunakan Mobil Keliling oleh petugas Balai Besar POM, telah ditemukan produk pangan yang tidak memenuhi persyaratan, yaitu krupuk goreng pasir dengan warna putih dengan pinggir berwarna merah menyala. Dari hasil penelitian tersebut diketahui kerupuk tersebut mengandung zat warna rhodhamin B.

Zat warna rhodamin merupakan pewarna sintetis berbentuk serbuk kristal, berwarna hijau atau ungu kemerahan, tidak berbau, dan dalam larutan akan berwarna merah terang berpendar/berfluorosensi. Rhodamin B merupakan zat warna golongan xanthenes dyes yang digunakan pada industri tekstil dan kertas, sebagai pewarna kain, kosmetika, produk pembersih mulut, dan sabun.

            Dengan temuan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang akan lebih intensif lagi dalam memberikan pembinaan kepada pembuat krupuk, dan akan melakukan monitoring terus terhadap produk pangan yang dijualbelikan di Kabupaten Batang.

Kepala Dinas Kesehatan, Dr Slamet Riyanto, MM juga mengharapkan kesadaran pembuat pangan atau makanan  dan lainnya, agar dalam pembuatannya didasarkan pada stnadar dan atau persyaratan kesehatan, dan juga memenuhi persyartan sanitasi serta menjamin keamanan pangan dan atau keselamatan manusia. Hal tersebut telah diatur dalam Undang – undang Pemerintah Republik Indonesia pasal 111 ayat (1) UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Pasal 27 ayat 2 UU RI No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan, serta Pasal 72 Ayat ( 1 ) UU RI No. 2012 tentang Pangan, yang tertera bahwa setiap orang yang melanggar ketentuan teersebut akan dikenakan sanksi administrasi.

            Disampaikan juga, guna mengantisipasi beredarnya makanan dan minuman kadaluarsa yang terjual di masyarakat selama bulan Ramadhan dan Lebaran, Dinas Kesehatan akan bekerja sama dengan dinas terkait untuk melakukan monitoring di berbagai toko- toko dan pasar yang ada di Kabupaten Batang.