BPMPT Masuk Nominasi PTSP Terbaik Nasional

Written by Bagian Humas dan Protokol on . Posted in berita

Foto : Gedung BPMPT Kabupaten Batang di Jl. Sultan Agung Sambong Batang. (humas)

Batangkab.go.id - Badan Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu (BPMPT) Kabupaten Batang masuk nominasi penyelenggaraan PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) terbaik tahun 2013. Penetapan masuknya BPMPT dalam nominasi tersebut setelah BKPMRI (Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia) melakukan pengumpulan data dan penilaian belum lama ini. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPMPT Kabupaten Batang, Supomo di kantornya, Kamis (3/10/13). ”BPMPT Kabupaten Batang masuk dalam 20 nominasi penyelenggara PTSP bidang penanaman modal terbaik tahun 2013, yang dinilai oleh BKPMRI. Penilaian tersebut diikuti 266 kabupaten se Indonesia,” kata Supomo.

 Disampaikan Supomo, dalam penilaian tersebut pihaknya telah melakukan pemaparan pelaksanaan pelayanan terpadu satu pintu. Pemaparan dilaksanakan Hotel Borobudur Jakarta pada tanggal 27 September 2013 lalu.

Dijelaskannya, BPMPT memiliki beberapa kekuatan untuk bisa masuk nominasi tersebut, yaitu pada aspek kebijakan pemerintah daerah dengan menertibkan regulasi yang pro investasi yang tertuang dalam Perda No 22 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan yang mengenakan retribusi 3 jenis perizinan yaitu retribusi izin gangguan, retribusi IMB dan retribusi izin trayek. Di samping itu BPMPT sudah ditetapkan sebagai Wilayah Bebas Korupsi yang tertuang dalam keputusan Bupati Batang No 060/930/2013.

Begitu juga aspek kelembagaan menjadi tambahan nilai, yaitu instansi penyelenggaraan penanaman modal yang sudah berbentuk badan. Gedung yang representatif juga mendongkrak nilai karena BPMPT telah memiliki gedung yang megah, luas dan berada di jalur yang cukup strategis.

Supomo meminta doa masyarakat Kabupaten Batang agar bisa masuk dalam  nominasi 10 besar, masuk 5 besar dan selanjutnya akan dilakukan peninjauan lapangan untuk penentuan tiga besar. ”Untuk itu kita mohon doa masyarakat agar kita bisa menerima penghargaan Investment Award dari Presiden RI,” ujar Supomo.

Supomo juga menyampaikan dari tahun ke tahun BPMPT mengalami kenaikan investasi yang cukup signifikan. Di tahun 2011 mengalami kenaikan 76,47% atau Rp. 109,291 milyar, di tahun 2012 naik 21% atau Rp. 132,418 milyar. Untuk tahun 2013 sampai bulan Agustus nilai investasinya sudah mencapai Rp.103.797 milyar.(mc-humas)