Headline News

Pimpinan Daerah

TMMD DESA SIDALANG DIBUKA WAKIL BUPATI BATANG

Written by Admin on . Posted in berita

Wakil Bupati melakukan penanaman secara simbolis

Batangkab.go.id – Bertempat dilapangan Desa Sidalang Kecamatan Tersono Kabupaten Batang, Selasa (03/05) dilaksanakan kegiatan upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I TA. 2016 dengan Irup Wakil Bupati Batang H. Soetadi SH, MM, dengan pasukan upacara dari Kodim 0736/Batang 1 SST, Posmat AL 1 SSR, Polres Batang 1 SST, Dishub Kabupaten Batang 1 SST, serta Satpol PP, Perangkat Desa, Linmas, pelajar dan pramuka masing-masing 1 SST. Kegiatan upacara pembukaan TMMD yang mengambil tema “ Dengan semangat kemanunggalan serta kerjasama lintas sektoral dan lintas komponen bangsa, kita wujudkan percepatan desa membangun Indonesia guna meningkatkan kesejahteraan rakyat “ ini dihadiri oleh Dandim 0736/Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha, S.Sos beserta seluruh Danramil dan perwira staf, unsur Muspika Tersono, tokoh masyarakat, pemuda, agama serta Persit Kck Cabang XXIV Batang dan tamu undangan lainnya. Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Batang H. Soetadi, SH.MM selaku Irup membacakan amanat Gubernur Jateng yang intinya antara lain bahwa program TMMD ini sudah 36 tahun, dan telah memberikan kontribusi serta bhakti pada negeri. Suatu pengabdian panjang sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat, yang telah terbukti berhasil mendukung percepatan pembangunan di pedesaan, dan sekaligus merawat semangat kegotong royongan bangsa ini. Dengan berbagai kegiatan yang dilakukan, dari tahun ke tahun kita bisa melihat rakyat senantiasa menyambut baik TMMD dan merasa senang, ini semua karena TMMD betul-betul punya kebermanfaatan yang dapat langsung dirasakan oleh rakyat. Dalam TNI Manunggal Membangun Desa ke 96 TA 2016 ini, TNI Angkatan Darat bekerja sama dengan Kementrian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi RI. Selain itu juga bekerjasama dengan Bappeda Provinsi, dan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Bapermasdes) Provinsi, serta Pemerintah Kabupaten/Kota. TNI AD memiliki komitmen untuk ikut membangun Bangsa dan Negara bersama komponen Bangsa lainnya. Upaya sinergitas program TMMD dengan program Kementerian dan Pemerintah Provinsi/Kabupaten/ Kota dilakukan demi percepatan desa dalam membangun Indonesia serta mewujudkan pertahanan negara. Kegiatan fisik yang dilakukan senantiasa cetho lan temoto. Infrastruktur, seperti jalan-jalan di perdesaan makin apik, resik lan memadai. Kondisi ini yang menjadi daya dukung bagi peningkatan geliat dan pertumbuhan ekonomi perdesaan. Belum lagi pembangunan fisik lainnya yang juga tidak kalah memberikan keberman-faatan bagi rakyat. TMMD telah menjadi sebuah terobosan untuk menyelaraskan berbagai pro-gram kegiatan lintas sektoral guna membantu penanggulangan kemiskinan, pengangguran dan perwujudan daulat energi serta pangan di Jawa Tengah. Kita ingin desa-desa makin maju. Kita ingin gap pembangunan antara desa dengan kawasan perkotaan tidaklah terlalu lebar. Kota maju, desa juga tidak kalah maju. Namun bukan berarti desa harus menjadi kota. Kita tetap pertahankan desa sebagai sebuah entitas yang unik, dengan kearifan lokal yang selalu terjaga. Desane maju, fasilitas pelayanan dasar masya-rakate komplet, SDM-nya makin berkualitas unggul, mandiri, punya spiritualitas tinggi, kreatif dan inovatif serta berkarakter kebangsaan yang kuat. Lan sing ora kalah penting, kabudayane tansah lestari. Itu baru luar biasa, dan mari kita lanjutkan karya bhakti dan pengabdian pada Ibu Pertiwi. Bersama kita tingkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan di negeri ini. Perwira pelaksana Kapten inf Maryana dalam laporan rencana pelaksanaan kegiatan tmmd sengkuyung I tahun 2016 yakni sasaran fisik pengaspalan jalan sepanjang 1.092 x 2,5 meter, pembuatan gorong-gorong plat beton 4 unit, pelebaran jembatan 1 unit dan pembuatan tebing penahan jalan panjang 10 meter x tinggi 1 meter. Kemudian untuk sasaran non fisik yakni penyuluhan pertanian dan peternakan, penyuluhan KB dan Kesehatan, penyuluhan narkoba, penyuluhan tentang undang-undang perkawinan, penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara serta penyuluhan tentang Kamtibmas dan terorisme. Untuk waktu pelaksanaan selama 21 hari terhitung tangal 3 sampai dengan 23 mei 2016. Dan kegiatan tersebut dengan total dana sebesar Rp. 286.660.000,- dengan rincian sumber dana kegiatan dari APBD Provinsi Rp. 130.000.000,- APBD Kabupaten Rp. 116.660.000,- SST Rp. 35.000.000,- dana upacara buka tutup Rp. 5.000.000,- Selesai kegiatan upacara dilanjutkan pemberian bantuan Al-Qur’an dari Kemenag Kabupaten Batang secara simbolis kepada masyarakat Desa Sidalang dan penanaman bibit pohon serta peninjauan ke lokasi sasaran TMMD.

Peserta Diklat MAP FISIPOL UGM Studi Lapangan di Batang

Written by Bagian Humas dan Protokol on . Posted in berita

Foto : Studi Lapangan Peserta Diklat Fungsional Penjenjangan Perencanaan Tingkat Muda Angkatan XIX Diklat MAP UGM menyimak penjelasan Sekda Nasikhin.(humas)

Setelah Kabupaten Batang menjadi trending topic di tingkat nasional dengan terobosan pembangunan dan tranparansi anggarannya serta berbagai penghargaan yang diraih Bupati Yoyok Riyo Sudibyo yang juga  mendapatkan BHACA (Bung Hata Anti Coruption Award), berbagai daerah dan lembaga negara banyak berkunjung ke Batang untuk melakukan studi lapangan. Demikian juga halnya dengan Peserta Diklat Fungsional Penjenjangan Perencanaan Tingkat Muda Angkatan XIX Diklat MAP ( Magister Adminsitrasi Publik) Universitas Gajah Mada yang melakukan studi lapangan di Batang, Selasa, 3/5/2016. Peserta studi lapangan ini ditemui oleh Sekretaris Daerah, Nasikhin yang didampingi oleh Kepala BKD Alimudin, Plt Asisten III Retno Dwi Irianto serta sejumlah kepala SKPD lainnya, di ruang Pagilaran Bappeda Kabupaten Batang. Pengelola Program Magister Administrasi Publik UGM, Nurhadi Susanto selaku ketua rombongan kandidat doktor tersebut mengatakan, Kabupaten Batang sekarang menjadi trending topic di tingkat nasional dengan terobosan – terobosannya, dengan akuntabilitas pengelolaan keuangan maupun tranparansi anggaran serta percepatan pembangunannya. “Mumpung lagi top dan pop maka kami melakukan studi lapangan. Semoga ketenarannya ini menjadi awet,” kata Nurhadi.

Kabupaten Batang Gencar mensosialisasikan Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun( CTPS)

Written by Admin on . Posted in berita

Sosialisasi gerakan cuci tangan pakai sabun sedang digencarkan oleh TP.PKK Kabupaten Batang dalam rangka menyambut hari cuci tangan sedunia yang diperingati setiap tanggal 15 Oktober. Berbagai macam rangkaian kegiatan telah dilaksanakan mulai dari sosialisasi kepada setiap Pengurus TP.PKK dari level desa sampai kabupaten. Sampai dengan Workshop cuci tangan pakai sabun bagi kader BKB(Bina Keluarga Balita) dan posyandu padu yang telah dilaksanakan pada tanggal 31 Maret 2016.

Kepala Staf Umum TNI Buka Pencanangan Bhakti Sosial TNI KB Kesehatan Nasional

Written by Bagian Humas dan Protokol on . Posted in berita

Foto : Kepala Staf Umum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan M.P.A., M.B.A Herdiawan Mencanangkan Bhakti Sosial TNI KB Kesehatan Tingkat Nasional.(humas)

Untuk mengendalikan jumlah penduduk serta pembangunan keluarga BKKBN bekerja sama dengan TNI dalam program Kependudukan dan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Selasa, 26/4/16 menyelenggarakan Pencanangan Bhakti Sosial TNI KB Kesehatan Tingkat Nasional. Kegiatan ini bertempat di Alun – alun Batang, dan dihadiri Kepala Staf Umum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan M.P.A., M.B.A Herdiawan, dan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi. Laksamana Madya Didit Herdiyawan yang membuka secara langsung Pencanangan Bhakti Sosial TNI KB Kesehatan ini mengatakan, proyeksi kependudukan tahun 2035 kalau dihitung dari sekarang yang jaraknya sekitar 20 tahun lagi, tidak lama lagi 305 juta. Hal tersebut bukan waktu yang lama bagi perkembangan suatu bangsa. Sejarah mencatat TNI merupakan salah satu mitra kerja yang tak pernah berhenti mendukung program KB, untuk mendukung dan menyukseskan KKBPK. Oleh karena itu keberhasilan program KB dalam mengendalikan kelahiran yang diraih sampai saat ini tidak terlepas peran TNI mulai dari jajaran pimpinan tertinggi dengan peran Babinsa yang berada di lini lapangan. “Kita tidak boleh lengah dalam mengantisipasi dan menyiapkan daya dukung tersebut, terutama daya dukung bumi terhadap peningkatan pertumbuhan penduduk agar tantangan  bonus demografi,  yaitu jumlah penduduk usia kerja melebihi 50 persen penduduk yang tidak kerja.  Ada nilai  positif dan negatif tapi kami berharap banyak positifnya bukan sebaliknya,” harapnya.