Kartu Tani Sudah 100% di Batang

Wakil Bupati bersama Komandan Kodim 0736 Batang Letkol Fajar Ali Nugarah dan Kepala Dinas Pertanian Ir Megayni Tamrin mendampingi Petani praktek penggunaan Kartu Tani.
BATANG - Peluncuran Program kartu Tani di Kabupatn Batng berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang Kamis 12/1/17. Program peluncuran di hadiri Wakil Bupati Batang Soetadi, Kepala Dinas Pertanian Ir. Megayani Tamrin, Komandan Kodim 0736 Batang Letkol Inf. Fajar Ali Nugraha dan Pimpinn BRI Cabang Batang. Peluncuran tersebut juga serentak di Jawa Tengah yang Pusatkan di Magelang yang secara langsung di launching oleh Gubernur Jwa Tegah Ganjar Pranowo.

Wakil Bupati Batang Soetadi mengatakan, Program kartu tani merupakan program yang sudah cukup lama di Kabupaten Batang yang pertama di launching pada tahun 2015 oleh Gubernur Ganjar Pranowo dan Kabupaten Batang di jadikan pilot projeknya di tingkat Jawa Tengah.

Program kartu tani untuk memperlancar distribusi pupuk di kalangan petani, Pemerintah meluncurkan kartu tani yang berfungsi sebagai kartu debit dan dapat mengakses data kuota pupuk bersubsidi, kartu tani juga untuk penyaluran pupuk bersubsidi menjdi tepat sasaran dan bisa di gunakan untuk layanan transfer, tarik tunai transaksi di toko - toko yang bekerjasama dengan BRI dan bebas adminsitrasi.

“Program Kartu Tani ini tujuan utama agar subsidi pemerintah bisa tepat sasaran, sehingga subsidi yang telah di kucurkan pemerintah triliunan untuk pupuk kepada petani tepat sasaran dan diterimakan kepada yang berhak”. Katanya.

Kartu tani ini merupakan upaya pemerintah yang bekerja sama dengan perbankan untuk mempermudah dalam transaksi subsidi pupuk dan untuk mengurangi kenakalan - kenakalan di lapangan yang sering terjadi selama ini, yang dampaknya bisa merugikan masyarakat sehingga harga pupuk melambung tinggi dan sulit mencarinya.

Wakil Bupati Juga berharap kepada penerima kartu tani untuk sama - sama belajar dalam penggunaanya karena tidak semua petani mengerti cara penggunaan dan manfaat kartu tani tersebut, kami juga perintahkan kepada Dinas Pertanian untuk turun kelapangan mendampingi petani untuk memberikan pendampingan dalam penggunaan kartu tani.

“Dinas Pertanian kami perintahkan untuk melakukan pendampingan agar petani bisa memanfaatkan kartu tani tersebut, jangan sampai sudah diberi kartu tani malah petaninya mumet tidak bisa menggunakanya”. Jelasnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir. Megayani Tamrin mengatakan, untuk kartu tani di Kabupaten Batang sudah tercetak kurang lebih mencapai 54,854, namun tidak semua terdistribusikan karena yaang bersangkutan ada yang beralih profesi dan ada yang juga meninggal dunia, sehingga untuk pembagian Kartu Tani di Batang sudah mencapai 100% walaupun masih ada kendala.

“Kartu tani sudah 100 % namun seratus persen bukan berarti semua petani sudah menerima kartu tersebut, karena ada petani yang belum sadar dan masih banyak yang belum paham untuk memiliki kartu tani serta ad juga yang tidak mau mendaftarkan diri”. Jelasnya.

Bagikan ke Jejaring Sosial