LPPL Abirawa FM Penyambung Informasi Pemkab Batang dengan Masyarakat

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah Dadang Somantri melakukan roadshowke beberapa LPPL yang ada di jalur pantura, salah satunya berdialog bersama Mitra Abirawa diLPPL Abirawa FM Batang, Sabtu (10/3).

Didampingi Kepala Diskominfo Kabupaten Batang Jamal Abdul Naser dalam kunjungannya Dadangmengatakan jelang Pemilihan Gubernur Jawa Tengah pada 27 Juni suasana di media sosial sedikit memanas, sehingga perlu menjadi perhatian agar masyarakat semakin bijak dalam menggunakan media sosial danjika mendapat informasi cermati terlebih dahulu sumbernya.

“LPPL Abirawa FM merupakan penyambung informasi antara Pemkab Batang dengan masyarakat, jadi jika mendapat aduan segeraditindaklanjuti kepada instansi terkait, diharapkan OPD tidak alergi terhadap kritik atau aduan,” ucap Dadang.

Khusus bagi Mitra Abirawa lanjutnya, belajarlah untuk menjadi pendengar yang cerdas dengan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya.Masyarakat yang semakin paham dengan informasi tentang kinerja Pemkab maka hal tersebut merupakan indikator bahwa mereka adalah pendengar yang semakin cerdas.

“Sebaliknya rakyat pun dapat menyampaikan kritik yang membangun dengan cara yang lebih bijak,” ujarnya.

Menanggapi berita bohong yang beredar di media sosial, Dadang menuturkan, sampai sejauh ini semua elemen seperti disiapkannya admin khusus pemantau media sosial yang bertujuan supaya masyarakat semakin bijak menggunakan media sosial. Terbukti sudah ada 800 ribu akun yang diblokir karena berita bohong. Berdasarkan informasi yang diperoleh, ada pengurangan ujaran kebencian, laporan penipuan karena adanya peraturan pendaftaran nomor kartu prabayar.

“Tidak perlu ada yang dikhawatirkan dengan pendaftaran prabayar Mitra Abirawa karena sudah dijamin keamanannya,” terangnya.

Dadang menambahkan, menjelang Pemilihan Gubernur Jawa Tengah kepada masyarakat Jawa Tengah untuk semakin dewasa dalam menyikapi sebuah informasi.

“Selamat bersuka ria dalam menyambut pesta demokrasi,” pungkas Dadang.

Jamal Abdul Naser mengutarakan, Pemkab Batang bersama seluruh OPD sudah menunjukkan aksi nyata dengan menyelenggarakan penandatanganan deklarasi antihoax saat peringatan HUT Batang tahun lalu.

Terkait dengan pembangunan smart city dan smart village, Jamal menerangkan, tujuannya untuk memberikan pelayanan yang lebih efisien kepada masyarakat.

“Diskominfo sudah menyiapkan SDM dan dukungan anggaran serta regulasi dengan membuat peraturan tentang smart city dan smart village,” tuturnya. (Heri/SAK/Mc Batang)

 

 

 

 

 

Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial