Maklumat RSUD Limpung, Berikan Standar Pelayanan yang Memuaskan

Batang - Untuk lebih memberikan pelayanan yang prima kepada pasien sesuai standar pelayanan, seluruh Dokter dan Perawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Limpung menyampaikan maklumat pelayanan kepada Bupati Batang, Wihaji di RSUD Limpung, Kabupaten Batang, Jumat (11/6). 

Maklumat ini berisi tentang kesanggupan menyelenggarakan pelayanan sesuai standar  yang ditetapkan, dan apabila tidak sesuai standar pelayanan maka bersedia menerima sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Maklumat tersebut ditandatangani oleh Bupati Batang, Wihaji dan Direktur RSUD dr. Ani Rusydiani. M. Kes.

Bupati Batang, Wihaji dalam sambutannya merasa bangga dengan maklumat yang di sampaikan RSUD Limpung, berdasarkan letak geografis, Limpung lebih strategis untuk mengcover 8 kecamatan yang berada di wilayah Timur seperti Limpung, Bawang, Gringsing, Banyuputih, Reban, Tersono, Subah, dan Pecalungan. Oleh karena itu, kedepan RSUD Limpung menjadi kompetitif dalam melayani masyarakat karena kita harus berkompetisi dengan kompetitor.

"RSUD Limpung harus melakukan hal-hal yang baik dalam manajemennya begitu juga dengan orang yang ada didalamnya," kata Bupati Batang, Wihaji. 

Bupati Batang juga mengatakan bahwa RSUD Limpung juga harus tertib administrasi sesuai dengan prosedur, dan tidak melanggar aturan, karena RSUD baru sehingga kesejahteraan karyawan pun harus sesuai dengan beban kerjanya, tidak hanya dituntut kerja bagus tapi mengabaikan kesejahteraan. 

"Logikanya masyarakat datang ke Rumah Sakit hanya minta pelayanan baik efektif, efisien, dan kalau bisa gratis, ini harus kita pahami bersama," kata Bupati Batang. 

Lebih lanjut Bupati Batang mengatakan RSUD untuk mengesampingkan administrasi pada pasien gawat darurat, yang terpenting berikan pelayanan dulu untuk sembuh, kita harus punya keyakinan bahwa pasien dan keluarganya bertanggungjawab, dan apabila memang warga tidak mampu membayar administrasi, pemerintah harus hadir.

"Obat pertama yang harus diberikan ke pasien adalah senyum, sapa  dan selanjutnya diberikan pelayanan medis yang sebaik-baiknya," pinta Bupati Batang. 

RSUD Limpung juga diminta untuk jangan pernah meninggalkan dan mencederai pasien dalam bentuk apapun, ini juga unruk membangun kepercayaan rumah sakit pemerintah yang kredibel dan profesional. 

"Zaman sudah berubah tuntutan masyarakat tinggi, dengan teknologi sehingga sekarang tidak bisa ditutupi, maka bekerja secara profesional sesuai standar yang ditetapkan," sambungnya. 

Direktur RSUD Limpung dr. Ani Rusydiani mengatakan, RSUD Limpung merupakan Rumah Sakit baru dengan tipe kelas D, yang memiliki dokter spesialis dalam, bedah, anak, kandungan, jiwa serta dilengkapi ahli radiologi, laboratorium, ruang operasi, IGD dan ruang HCU.

"Untuk total kamar ada sekitar 46 kamar yang semunya kelas 3, dan 2 ruang khusus untuk penyakit dengan kontak udara atau yang membahayakan, dengan perawat tenga IGD sudah memilki sertifikat BTCLS, dengan dokter IGD yang sudah bersertifikat ACLS/ATLS serta bidan yang bersertifikat MU," kata dr Ani. 

Untuk Tahun 2019 merencanakan ditambah perluasan bangunan tiga lantai dengan menambah 26 kamar untuk kelas satu, VIP dan VVIP sehingga total menjadi 80 kamar. 

"Ijin operasional rumah sakit baru satu tahun dan sudah Badan Layanan Umum sehingga kami sudah diberikan keleluasaan pelayanan serta dalam manajemen," kata dr. Ani Rusydiani.

Dijelaskan juga RSUD limpung dalam penyampaian maklumat ini merupakan komitmen dan janji penyelenggara pelayanan kesehatan kepada masyarakat, untuk bisa memberikan pelayanan yang terbaik sesuai standar yang nyaman untuk pasien. 

"Ini janji kami memberikan pelayanan yang berkualitas, tepat, mudah, terjangkau dan terukur," janji dr Ani Rusydiani. (Humas/Edo)

Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis
Lihat Berita Foto dari Berita ini

Bagikan ke Jejaring Sosial