Bupati Batang Minta Orang Tua Menitipkan Anaknya di Ponpes

Batang - Mendidik anak menjadi tugas dan kewajiban orang tua. Oleh karena itu, pondok Pesantren merupakan salah satu pilihan lembaga pendidikan yang bisa menghantarkan anak untuk memiliki akhlakul kharimah. Tidak hanya diajarkan kegamanaan saja namun Ponpes sekarang mengajarkan ketrampilan atau sekolah kejuruan yang siap berwirausaha. 

“Tugasnya orangtua itu mendidik anak, menyekolahkan anak, urusan nasibnya anak atau masa depan anak, kita serahkan kepada Allah, karena kita juga tidak tahu sedetik kedepan kita mau apa,” kata Bupati Batang, Wihaji dalam sambutan Akhirusanah di Ponpes Raudhlotut Tholibin, Desa Pesalakan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jumat (11/5). 

Lebih lanjut Bupati Batang mengatakan bahwa, kemajuan teknologi informasi banyak sekali mengubah cara hidup masyarakat, sekarang orang tua lebih banyak berkomunikasi dengan handpone dari pada dengan anaknya, begitu juga dengan anaknya, sehingga kumunikasi dan interaksi keluarga berdampak pada psikologis anak.   

“Perkembangan IT semakin maju pesat, awasi dan dampingi putra-putri dalam menggunakan Gadget atau HP, dan juga peredaran narkoba yang sudah masuk ke pelosok desa dengan barbagai cara, bentuk dan variannya. Awasi dan dampingi anak agar terheidar dari bahaya Narkoba,” ucap Bupati Batang.  

Pimpinan Pondok Pesantren Raudlotut Tholibin Muhammad Husnan, mengatakan, Pengajian Akbar ini dalam rangka Haflah Akhirusanah Pondok Pesantren Putra-Putri Raudlotut Tholibin dan SMK Islam Bandar. 

“Kami harap para lulusan Ponpes dan SMK Islam kami dapat mengejawantahkan pendidikan, karena kedepan tantangan hidup semakin komplek tanpa ada dasar ilmu agama akan dapat berpengaruh terhadap prilakunya, maka ilmu yang telah didapatkan agar dapat diimplentasikan kepada masyrakat,” pintanya. (Humas/Edo)

Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial