Polda Jateng, Gelar Apel Ketupat Candi di Jembatan Tol Kalikuto Batang

Batang - Polda Jawa Tengah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Batang, menggelar Apel Operasi Ketupat Candi 2018 di Jembatan Tol Kutosari, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Rabu sore (6/6). 

Bertindak sebagai pemimpin apel yaitu, Kapolda Jawa Tengah, Irjend Pol Condro Kirono, tampak pula Pangdam Diponegoro, Mayjend Wiriyanto, Plt Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Bupati Batang Wihaji dan Kapolres se-Pantura Barat.  

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono usai apel mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Polda dan TNI Kodam IV Diponegoro  Jawa Tengah,  sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk pengamanan arus mudik dan balik. 

"Kita sangat berterimakasih kepada Pemerintah pusat yang telah membangun infrastruktur sehingga meringankan bagi aparat pengamanan untuk mengurai kemacetan - kemacetan," kata Kapolda Jateng, Irjend Pol Condro Kirono.

Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan bahwa di tahun 2016 ke bawah, kemacetan di Jawa Tengah menjadi problem setiap tahunnya, dengan dibangunnya infrastruktur untuk alternatif selain jalan pantura yaitu jalan tol di 2018 yang melintas Jawa Tengah sudah tembus sampai Semarang, Salatiga sudah tembus ke arah Sragen, walaupun  ada sebagian yang fungsional.

"Jalan Tol yang masih fungsional yaitu tol Pemalang-Semarang, oleh karena itu Provinsi Jawa Tengah siap menerima pemudik yang melintas, kekuatan yang kita kerahkan sebanyak 21.688 personil gabungan Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah yang semua siap ke pospam - pospam dan rest area," jelas Irjend Pol Condro Kirono.

Kapolda juga menghimbau kepada masyarakat yang akan pulang mudik, ada banyak pilihan jalur untuk menuju ke rumah melintas jalan pantura dan jalan tol yang sudah tersedia berbagai fasilitas seperti rest area yang difasilitasi mushola, Tempat Pengisian BBM dan tempat oleh - oleh. 

"Untuk yang masuk jalan tol, saya menghimbau untuk kecepatannya dikendalikan sekitar 40-60 km/jam saja, khususnya mulai dari Pemalang sampai Semarang," himbaunya.

Dijelaskan juga bahwa titik - titik simpul kepadatan antrian di Kabupaten Tegal di pintu tol Pembayaran Kertasari dengan menggunakan e-tol, oleh karena itu bagi pemudik harus mempersiapkan benar kartu elektronik tol.

"Untuk jalur tol fungsional idealnya akan dioperasionalkan pada siang hari, namun kita akan melihat situasi sebagai mana tahun lalu dan dibuka malam pun tidak masalah, dan antisipasi kurangnya penerangan setiap 5 km ada mobil patroli dan lampu sar," kata Irjend Pol Condro Kirono. (Humas/Edo)

Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis
Lihat Berita Foto dari Berita ini