Bupati Batang : Kenaikan Harga Kepokmas Dinilai Masih Dalam Batas Kewajaran

Bupati Wihaji menyampaikan H-7 menjelang lebaran kita memantau harga-harga kebutuhan pokok, dan ternyata setelah dilihat semua harga masih standar di Pasar Batang, Jumat (8/6).

Batang - H-7 menjelang hari raya Idul Fitri, Bupati Batang, Wihaji didampingi Wakil Bupati Batang, Suyono dan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM), melakukan pemantauan terhadap harga Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) di Pasar Batang dan Pasar Limpung Kabupaten Batang, Jumat (8/6).

“Pada H-7 menjelang lebaran kita memantau harga-harga kebutuhan pokok, dan ternyata setelah dilihat semua harga masih standar,” ujar Bupati Batang, Wihaji didampingi Kepala Disperindagkop dan UKM, M. Isnanto.

Lebih lanjut, Bupati Batang mengungkapkan, andai kata ada kenaikan, hanya sedikit antara seribu hingga tiga ribu rupiah saja. Apabila kenaikannya masih dibawah lima ribu rupiah, masih bisa dikatakan masuk dalam batas kewajaran dan tidak menimbulkan masalah.

“Insya Allah harga masih terkendali dan tidak akan terjadi inflasi,”terang Bupati Batang.

Sementara berdasarkan data yang diperoleh dari Disperindagkop dan UKM, ada beberapa komoditas Kepokmas yang mengalami kenaikan atau penurunan harga per 31 Mei dibandingkan dengan harga per 6 Juni 2018. Antara lain : cabai merah besar keriting dari Rp 21.000,00 naik menjadi Rp 22.000,00. Cabai merah besar teropong dari Rp 22.000,00 naik menjadi Rp 24.000,00. Cabai rawit merah dari Rp 26.000,00 turun menjadi Rp 24.000,00. Cabai rawit hijau dari Rp 16.000,00 naik menjadi Rp 17.000,00. Ayam ras dari Rp 32.000,00 naik menjadi Rp 34.000,00. Bawang merah dari Rp 28.000,00 turun menjadi Rp 26.000,00. Bawang putih dari Rp 18.000,00 naik menjadi Rp 20.000,00. Kacang tanah dari Rp 21.000,00 naik menjadi Rp 22.000,00.

“Kenaikan harga ini dikarenakan tingkat konsumsi masyarakat di bulan Ramadhan cenderung meningkat, sehingga hukum pasar berlaku, semakin banyak pembeli berarti ada kenaikan harga, namun masih dalam kategori wajar,” tandas Bupati Batang, Wihaji. (MC Batang, Jateng/Heri)

Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial