Seminar Wirausaha Muda, Ciptakan Creative Preuner Berbasis Kearifan Lokal

Batang - Banyak cara untuk mendorong anak muda menjadi wirausahawan sejak dini. Satu diantaranya yaitu, lewat kegiatan seminar kewirausahaan. Seperti yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Selamat Sri Kampus 2 Batang yang bekerjasama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM) Kabupaten Batang di Auditorium Universitas Selamat Sri Kampus 2, Kabupaten Batang, Minggu (9/9). 

Seminar dihadiri oleh 150 Pemuda dan Pelajar dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Batang, Suyono. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Batang berpesan bahwa modal utama menjadi seorang wirausaha adalah jujur, berani ambil resiko, dan optimis.

“Dalam berwirausaha harus jujur, lakukan semuanya dengan jujur, selain itu juga harus mau berproses tidak takut dengan resiko atau bersahabat dengan resiko, karena tak ada orang sukses tanpa proses, jalani proses yang ada yang baik dan optimislah maka jalan untuk sukses bisa terwujud,” pesannya.

Selain itu, Wakil Bupati Batang juga menghimbau, bahwa jangan pernah berhenti berinovasi untuk hal-hal yang baik untuk menciptakan produk atau karya yang unik.

“Jangan berhenti berinovasi menciptakan produk-produk yang unik yang mempunyai ciri khas dan harapannya bisa mengangkat potensi lokal yang ada,” imbuhnya

Selain itu, ketua BEM UNISS, Muhammad Afif berharap, kegiatan ini dapat memotivasi kalangan muda untuk dapat menjadi creativepreuner tanpa menghilangkan kearifan lokal yang ada.

“Saya berharap kegiatan ini akan bisa mendorong semangat kaum muda dalam berwirausaha yang tentunya juga tidak meninggalkan kearifan lokal yang ada, karena dengan kearifan lokal tersebutlah sebuah karya akan mempunyai jatidiri dan identitas khas yang kedepan akan sangat berpengaruh besar terhadap program pemerintah Kabupaten Batang yaitu Visit Batang Year 2022 Heaven Of Asia,” ungkapnya.

Selain seminar, juga digelar Pameran Produk Lokal yang dibuka sehari sebelumnya oleh Kepala Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Batang, Isnanto dan diikuti oleh 35 stand UMKM yang ada di Kabupaten Batang yang semuanya menampilkan produk-produk kreasi dan makanan-makanan khas yang mampu menyedot perhatian masyarakat untuk berkunjung. (MC Batang, Jateng/SAK) 


Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial