Impian Panjang Universitas Unggulan di Batang, Kini Jadi Kenyataan

Penyambutan Mahasiswa Baru PSDKU Undip di Batang Program D3 Perpajakan dan Kehumasan di Pendopo Kantor Bupati Batang, Senin (10/9).

Batang - Cita-cita dan impian masyarakat Kabupaten Batang akan adanya universitas terjawab sudah. Demikian ungkapan kebahagiaan Bupati Batang Wihaji saat memberikan sambutan pada acara Penyambutan Mahasiswa Baru Pendaftaran Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Diponegoro di Batang Program D3 Perpajakan dan Kehumasan di Pendopo Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (10/9).

“Dengan demikian secara resmi dimulailah perkuliahan perdana D3 Kehumasan dan Perpajakan Universitas Diponegoro kampus Batang,” kata Bupati Batang, Wihaji.

Dalam sambutannya Bupati Batang menyampaikan, bahwa kampus Universitas Diponegoro nantinya akan terletak di Kecamatan Bandar tepatnya Desa Cepoko, yang udaranya sejuk dan masyarakatnya ramah.

"Dengan adanya Undip, maka akan ada peradaban baru, akan mengubah cara pandang masyarakat Batang yang lebih baik, dampak ekonomi dan budaya yang baik,” ujar Bupati Batang.

Bupati Batang meminta kepada para mahasiswa/i untuk menjadi teladan dan agen perubahan kemajuan, serta mempromosikan Batang.

Bupati Batang sangat komitmen dengan pertumbuhan pendidikan di Batang, bahkan pada hari ini Bupati membatalkan kunjungannya ke Cina dan Jepang bersama kepala daerah lain, karena ingin ikut serta langsung dalam pembukaan perkuliahan perdana Universitas Diponegoro di Kampus Batang.

Saat ini ada 160-an mahasiswa/i yang akan berkuliah di kampus Batang, 60 persen berasal dari Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Temanggung, Purwokerto, Jakarta dan Jawa Barat.

Saat ini, yang dimulai perkuliahan adalah program studi D3 Perpajakan dan Kehumasan, ke depan akan bertambah berbagai jurusan dan fakultas, sementara menggunakan salah satu gedung Pemda di kota Batang.

Pemda sudah menyiapkan lahan lebih dari 7 Ha di Desa Cepoko Bandar yang sudah dihibahkan kepada Undip dan akan segera dibangun kampus.

Pimpinan Pondok Modern Tazakka Bandar, Ustadz Anizar Mashadi  yang hadir dalam acara tersebut, kepada tim media mengutarakan, bahwa beberapa kali Pak Bupati menyampaikan Kabupaten Batang pada khususnya Bandar akan menjadi destinasi pendidikan nasional dan internasional.

“Hari ini Bupati Batang membuktikan komitmen dan janjinya, serta menjadi orang yang dapat mewujudkan impian panjang masyarakat Batang,” tutur Ustadz Anizar.

Dengan adanya kampus perguruan tinggi di Bandar, yang sebelumnya ada Pondok Modern Tazakka, SMK NU dan SMA Bandar, maka Bandar betul-betul akan menjadi salah satu kecamatan yang unggul dan acuan kota pendidikan.

"Dengan adanya sekolah, pesantren dan perguruan tinggi, maka secara otomatis ekonomi masyarakat akan tumbuh, rumah kontrakan (kost) akan berdiri, warung makan. Masyarakat menjadi makmur dengan adanya ribuan mahasiswa, inilah investasi yang luar biasa; investasi sumber daya manusia dan investasi dalam ekonomi kerakyatan,” tegas Ustadz Anizar Mashadi.

Universitas Diponegoro adalah perguruan tinggi 5 besar di Indonesia, yang nama dan kiprah serta prestasinya sudah dapat dirasakan oleh masyarakat dan bangsa Indonesia. (MC Batang, Jateng/Heri)


Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial