Bupati Batang Ajak Mahasiswa Baru UNDIP NgeVlog

Batang - Selain memberikan kuliah umum, Bupati Batang, Wihaji ajak mahasiswa baru Universitas Diponegoro (UNDIP) di Batang untuk Nge-Vlog Bareng dalam acara Kuliah Perdana D3 Kehumasan dan Administrasi Perpajakan di Pendopo Kabupaten Batang, Senin (10/9).  

Bupati Batang, Wihaji mengatakan, dengan adanya Undip akan ada peradaban baru di Batang, karena sekiranya ratusan mahasiswa dari berbagai daerah dan provinsi, sehingga akan ada akulturasi budaya yang akan menjadai keberagaman untuk kemajuan Kabupaten Batang. 

"Tidak hanya  dua jurusan saja, tapi kedepan sampai 10 jurusan, maka kedepan akan ada 5000 sampai dengan 1000 mahasiswa di Batang," kata Bupati Batang, Wihaji. 

Lebih lanjut, Bupati Batang mengatakan, mahasiswa sebagai agen perubahan yang punya pola pikir maju dan medern, karena generasi milenia harus mampu bergaul dengan baik bukan hanya di media sosial tapi juga di dunia nyata, oleh karena itu kenali budaya kearifan loka  masyarakat, kenali wisata Batang dan promosikan Kabupaten Batang. 

"Harapan saya mahasiswa fakultas kehunasan dan perpajakan ikut mempromosikan kabupaten Batang sebagai tempat kunjungan wisata dan tempat investasi yang nyaman dan saling menguntungkan," pinta Bupati Batang, Wihaji. 

Dijelaskan juga, geografis Kabupaten Batang terdiri pesisir, daratan dan pegunungan yang memiliki potensi sumber daya alam yang belum banyak di eksplore, maka peran mahasiswa sangat penting untuk bersinergi membangun Kabupaten Batang lebih berdaya saing. 

"Batang memiliki sumbet energi atau PLTU yang mampu menarik  investor untuk menanmkan modal di Batang, sehingga akan membutuhkan tenaga kerja, oleh karena itu kita butuh program yang bisa dikerjakan dengan Undip untuk sinergi menciptakan pertumbuhan 1000 wirausaha baru dan 10 ribu tenaga kerja baru," jelas Bupati Batang, Wihaji. 

Wakil Rektor III, Budi Setiyono mengatakan, Undip milikiiki komitmen memastikan proses belajar mengajar memiliki kualitas yang bagus dan prospek perkulihanya bisa diterima di dunia usaha, yang menurut survai paling lama maksimal 2,5 bulan diterima bekerja setelah wisuda. Karena universitas kami memiliki klinik kewirusahaan bagai mahasiswa yang bersita - cita berwirusaha, dan juga mempunyai  Lembaga Unit Carier Center  (UCC).

"UNDIP  tidak hanya memberikan  proses belajar mengajar secara konvensional tapi juga membantu melakukaan peran - peran strategis mengatasi persoalan kehidupan sehari - hari, serta kita merancang mendirikan sain tekno park khususnya dibidang pusat peternakan domba nasional yang terintegrasi dengan menggunakan teknologi tepat guna, dan juga pengembangan aspek lainya seperti  pakan ternak, pengelolaan peternakan terpadu bagi masyarakat," kata Wakil Rektor III, Budi Setiyono.

Hal ini merupakan upacaya kita berperan dalam menggunakan atau memanfaatkan optimalisasi potensi yang dimiliki Pemkab, Karena sesuai dengan visi misi kami tiadak menjadi kampus menara gading tetapi sebagai universitas yang memberikan manfaat sebesar - besarnya kepada masyarakat dan Bangsa. 

"Undip sebagai universitas rakyat yang membetikan manfaat kepada warga masyarakat Bangsa dan negara," katanya. 

Adapun mahasiswa yang ikuti kuliah perdana sjumlah 189 orang dari Program Studi D3 Administrasi Perpajakan dua kelas sebanyak 125 mahasiswa, untuk D3 Kehumasan sebanyak 64 mahasiswa.

Perkuliahan perdana dihadiri oleh Bupati Batang Wihaji, Wakil Bupati Batang Suyono, Wakil Rektor III, Budi Setiyono dan Ketua Sekolah Vokasi Undip, Budiyono. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial