Kurangnya Regulasi Berdampak Lambatnya PAD

Batang - Regulasi produk hukum Pemerintah Kabupaten Batang, selain mengatur tindakan atau perilaku agar tidak melanggar aturan, tetapi juga sebagai dasar hukum untuk melindungi dan keperpihakan kepada masyarakat. 

"Fokus produk hukum kita untuk menaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) utamanya pendidikan, kesehatan dan peningkatan pendapatan perkapita masyarakat Batang," kata Bupati Batang, Wihaji saat Membuka Sosialisasi Undang - Undang No 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundanng-Undangan dan Permendagri No 80 Tahun 2015 Tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah di Kantor Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Batang, Rabu (7/11). 

Bupati berharap agar aturan yang diciptakan tidak bertentangan dengan aturan yang di atasnya. Tetapi, ada nilai manfaat aturan itu untuk membekup visi misi Kabupaten Batang bagi kesejahteraan dan keperpihakan masyarakat. 

"Kita harus bisa berinovasi dalam membuat produk hukum, sehingga kita dalam mengeluarkan kebijakan dilindungi oleh aturan baik Perda maupun Perbup, sehingga tidak melanggar aturan,” tegasnya.

Disampaikan pula bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki kewajiban dan kewenangan untuk melayani masyarakat, serta sebagai pelaksanan dan pelaksanaan teknis peraturan perundang undangan. 

"Oleh karena itu, ciptakan aturan atau Perda yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," pintanya.

Potensi peningkatan pendapatan daerah banyak lanjutnya, tapi belum ada regulasi yang mengatur sehingga belum bisa menarik pendapatan dan menjadikan perlambatan PAD.

"PAD paling banyak ada di PBB, Pariwisata, pajak tambang," sambungnya.

Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Batang, Agus Jaelani Mursidi mengatakan, kegiatan sosialisasi perundang undangan ini dalam rangka memberikan bekal pengetahuan tentang produk hukum kebijakan daerah di masing - masing OPD. 

"Sosialisasi ini agar dalam membuat regulasi tidak bertentangan dengan peraturan diatasnya dan sesuai apa yang menjadi Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Batang," jelasnya. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial