Prioritaskan Dana Kelurahan Untuk Penataan Wajah Kota Batang

Batang - Bupati Batang Wihaji mengundang Camat Batang bersama kesembilan Kepala Kelurahan dalam rangka pembahasan Dana Kelurahan yang diprioritaskan untuk menata kelurahan-kelurahan yang berada di kawasan Kota Batang di Ruang Abirawa Kabupaten Batang, Senin (7/1/2019).

Bupati mengatakan, langkah pertama harus melakukan rapat koordinasi, dengan langsung membuat Rencana Kerja dan Anggaran (RKA). Untuk menghindari terjadinya tumpang tindih, agar jelas mana saja yang menjadi prioritas dalam penataan wajah Kota Batang.

“Tahpannya segera melakukan pembuatan RKA di tahun 2019, dengan memprioritaskan yang wajib terlebih dahulu, yaitu segala sesuatu yang saat ini benar-benar dibutuhkan masyarakat,” terangnya.

Ia menjelaskan, Dana Kelurahan digunakan untuk melakukan perbaikan infrastruktur jalan yang dirasa selama ini memang belum maksimal. Perlu dilakukan pula penataan terhadap kawasan yang tadinya belum begitu tertata rapi, sehingga wajah kota akan terlihat asri.

Sementara itu, menurut Pelaksana Tugas Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Ari Yudianto, terkait perencanaan Dana Kelurahan diharapkan tidak ada tumpang tindih antara Dana Aspirasi maupun dana yang murni berasal dari DPRKP.    

“Kami sangat mengharapkan, melalui Dana Kelurahan ini dapat digunakan untuk penataan lingkungan seperti drainase perkotaan supaya tertata dengan baik,” harapnya.

Disampimg itu, lanjutnya, kami sedang memprogramkan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) secara komunal/bersama-sama, jika memang diperlukan perbaikan akan segera dilakukan. Namun sangat disayangkan, ada beberapa daerah yang telah dibuatkan IPAL secara komunal, tetapi masih ada warga yang belum sadar akan penggunaannya.

“Maka diperlukan peran serta dari para Kepala Kelurahan untuk membantu   menyampaikan betapa pentingnya mengubah pola pikir masyarakat, tentang pentingnya kebersihan agar penataan Kota Batang dapat semakin indah,” tegasnya.

Camat Batang Budiyanto menambahkan, Dana Kelurahan akan diprioritaskan pada penataan kota, seperti perbaikan jalan, drainase dan sarana prasarana yang menunjang terciptanya keindahan dan kenyamanan masyarakat di lingkungan setempat. 

“Kawasan di sembilan kelurahan itu, akan ditata dengan pembuatan taman-taman, sehingga akan tampak keindahannya dan untuk menghidari wilayah yang masih kumuh, menjadi rapi dan sedap dipandang,” ungkapnya.

Budiyanto berpesan kepada para Lurah, agar memanfaatkan Dana Kelurahan dengan memprioritaskan hal-hal yang sangat dibutuhkan masyarakat, dengan perencanaan strategis. 

“Pada saat membangun kawasan di tiap-tiap kelurahan itu, secara fisik akan lebih cepat meningkat keindahan lingkungan dan kesehatan warganya, melalui sarana prasarana yang memadai,” katanya. (MC Batang, Jateng/Heri)


Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial