Peringati HUT Ke-10, TKSK Berikan Santunan Ke Yatim Piatu

Batang - Menginjak usia satu Dasawarsa atau 10 tahun mengabdi kepada masyarakat, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Batang, mengadakan tasyakuran dengan warga disabilitas, lansia dan anak yatim piatu di Gedung Olahraga Balai Desa Pungangan, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Kamis (14/3/2019).

Koordinator TKSK Kabupaten Batang Hendra Lukmana mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk manisfestasi sosial pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, juga sebagai ungkapan rasa syukur, mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat dalam membangun gairah untuk mengentaskan permasalahan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang ada di Kabupaten Batang.

"Alhamdulilah selama mengabdi, teman-teman TKSK sudah banyak merealisasikan program disabilitas seperti tangan palsu, kaki palsu, kursi roda, dan asistensi lanjut usia terlantar," terangnya. 

Untuk asistensi lanjut usia lanjutnya, yakni pemberian santunan kepada jompo sebesar Rp150 ribu tiap bulannya. Tak hanya itu TKSK juga melakukan pemberdayaan difabel sesuai dengan keahlian masing-masing seperti bermain musik dan sebagainya. 

Ia juga menyampaikan untuk menjadi relawan TKSK tidaklah mudah. Selain harus memiliki jiwa sosial tinggi juga harus kebal terhadap rintangan di masyarakat, setiap warga memiliki permasalahan sendiri jadi penanganannya pun berbeda-beda. 

"Harapannya kedepan semoga dalam pelaksanaan penanganan untuk permasalahan kesejahteraan sosial semakin maksimal, mumpuni dan dapat mengentas permasalahan kesejahteraan sosial" ucapnya.

Ia juga menambahkan, dibawah kepemimpinan Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati Batang Suyono, teman-teman TKSK juga telah mendapat bantuan berupa satu unit sepeda motor guna menunjang aktifitas untuk membantu permasalahan masyarakat. 

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Batang Suyono menyampaikan, para relawan TKSK telah berusia 10 tahun dalam menjangkau, melayani permasalahan sosial yang ada di Kabupaten Batang. Semangat teman-teman TKSK tak pernah padam dalam mengawal, memberikan kesejahteraan dan sekaligus sebagai sambung lidah pemerintah kepada masyarakat desa. 

"Perjuangan yang begitu luar biasa ini tidak bisa dinilai dengan apapun kecuali mengharap balasan dari Allah SWT, saya sangat mengapresiasi teman-teman TKSK yang telah berjuang," ucapnya. 

Tanpa relawan TKSK lanjutnya, belum tentu program Pemerintah Daerah dapat sampai dan diterima oleh masyarakat. Mengurangi tingkat kemiskinan sangatlah sulit untuk itu peran dari TKSK sangat ditunggu.

“Perhatian TKSK terhadap para difabel patut diapresiasi dengan melakukan pembina, pemberdayaan sesuai dengan keahlian masing-masing, ini penting untuk meningkatkan kesejahteraan kaum difabel. Jangan hanya kita berpasrah diri, pesimis terhadap kondisi kita, tapi optimis dan terus berjuang untuk meraih masa depan yang lebih baik lagi,” pungkasnya. 

Selain pemberian bantuan kepada penyandang disabilitas, lansia dan yatim piatu, acara juga dimeriahkan oleh penampilan musik angklung dari salah satu penyandang disabilitas. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Batang Suyono beserta Ketua CSR TKSK sekaligus Direktur PDAM Kabupaten Batang Yuli. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial