HIMPAUDI Batang Bangun Kantor Sekretariat Secara Mandiri

Batang - Berawal dari keresahan dari anggota Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI), yang setiap kali akan menyelenggarakan kegiatan, harus menyewa tempat, dengan biaya yang tidak sedikit. Namun setelah dilakukan diskusi dengan pengurus, akhirnya di tahun 2009 diputuskan setiap anggota menginfakkan sedikit rezeki yang dimiliki, untuk membeli sebidang tanah.

Ketua HIMPAUDI Kabupaten Batang, Etika Umi Romlah, saat ditemui di Kantor Sekretariat HIMPAUDI Perum Gelora Residence, Kasepuhan Kabupaten Batang, Kamis (11/4/2019) mengatakan, setiap bulan secara rutin anggota HIMPAUDI memberikan infak yang dikumpulkan kepada Ketua HIMPAUDI Kecamatan, hingga pada tahun 2013 dapat membeli sebidang tanah dengan luas 6×9 meter.

“Alhamdulilah tahun 2018 kami bisa membangun kantor sekretariat, yang semua biayanya murni berasal dari 1.080 anggota yang dikumpulkan selama 10 tahun,” tuturnya.

Ia juga mengatakan, dengan telah diresmikannya Sekretariat HIMPAUDI akan memudahkan setiap kali akan menyelenggarakan workshop dan pelatihan tentang cara mendidik anak usia dini. Termasuk untuk berkas administrasi para guru PAUD sekarang lebih tertata rapi, sebab sudah tersentral di Sekretariat HIMPAUDI.

Menurutnya, meskipun sumber dana pembangunan Sekretariat HIMPAUDI ini berasal dari para anggota, tetapi kami tetap berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Batang, karena guru-guru PAUD telah mendapat honor berasal dari Bantuan Operasional Daerah (BOSDA).

“Besarannya untuk guru PAUD lulusan SMA Rp250.000,-, S1 Non Linear Rp300.000,- dan S1 Linear Rp350.000,- ditambah honor dari kembaga tempatnya mengabdi sehingga rata-rata setiap bulan mereka menerima honor sebesar Rp500.000,-. Walaupun mayoritas lembaga PAUD masih minim dalam memberikan honor, namun semangat para pendidik tidak pernah luntur, karena dukungan dari Pemkab setiap tahunnya semakin meningkat,” paparnya.

Ia menjelaskan, setiap tahunnya Pemkab Batang menggelontorkan dana untuk peningkatan kualitas guru PAUD, dengan menyelenggarakan diklat. Disamping itu, dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang untuk tahun 2019 pun sudah siap menyelenggarakan diklat berjenjang bagi 200 guru PAUD.

Etika menambahkan, ke depan HIMPAUDI merencanakan akan melakukan penambahan ruang atas, yang akan dibangun menjadi aula. Sehingga bisa menampung lebih banyak peserta saat ada pertemuan atau pelatihan.

Sementara Bupati Batang Wihaji, menyampaikan rasa syukur karena HIMPAUDI Kabupaten Batang mampu membangun kantor sekretariat, secara bergotong-royong tanpa bantuan dari Pemkab.

“Inilah tanda kemandirian menjadikan seluruh anggota HIMPAUDI tambah guyub dan rukun, serta makin bermanfaat bagi “Golden Age” (masa-masa keemasan) seorang anak sebagai generasi masa depan Kabupaten Batang,” tuturnya.

Mendengar rencana HIMPAUDI akan menambah satu ruangan untuk dijadikan aula, Bupati menanggapinya dengan positif, dan ke depan Pemkab akan memberikan perhatian secara lebih.

“Untuk peningkatan kesejahteraan para guru PAUD, Pemkab akan mengkaji bersama Disdikbud tentang besaran dana yang akan diberikan, dengan memperhatikan kemampuan anggaran yang dimiliki serta tidak melanggar aturan,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Disdikbud Kabupaten Batang, Bambang Suryantoro Soedibyo mengharapkan, agar guru-guru PAUD semkin meningkatkan konsistensi dalam mengarahkan anak-anak didiknya yang masuk dalam kategori “Golden Age”, yaitu memberikan pendidikan yang dilandasi keikhlasan agar hasilnya semakin baik. 

“Untuk penambahan ruang, Disdikbud akan berupaya membantu, namun tetap memperhatikan skala prioritas dan kemampuan anggaran. Di bidang kesejahteraan Disdikbud juga terus berupaya melakukan peningkatan, secara berkelanjutan,” ungkapnya. (MC Batang, Jateng/Heri)


Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial