Ustadz dan Ustadzah Batang Terima Insentif dari Gubernur Jawa Tengah

Batang - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menepati janjinya dalam Kampanye Pemilihan Gubernur yang menjanjikan akan memberikan insentif bagi ustadz dan ustadzah. 

"Saya dan Gus Yasin hanya menepati janji pada masa kampanye lalu untuk memberikan insentif guna peningkatan Sumber Daya Manusia," kata Ganjar Pranowo usai Silaturahmi dengan Ustadz/ Ustazdah di Pondok Pesantren Darul Ulum Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (11/4/2019). 

Untuk peningkatan SDM lanjutnya, Pemprov juga memberikan penambahan anggaran yang mencapai Rp900 miliar. Anggaran ini untuk pendidikan umum seperti sekolahan yang menjadi kewenangan Pemprov seperti Sekolah Luar Biasa, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, dan beasiswa bagi mahasiswa. 

"Untuk insentif ustadz/ustadzah di Jawa Tengah jumlahnya mencapai 171.173 orang dengan total anggaran Rp205 miliar," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Gubernur juga menitipkan kepada ustadz dan ustadzah untuk semangat mengajarkan ilmu agama, budi pekerti dan bersosialisasi di masyarakat, untuk menangkal gempuran yang mengerikan. 

"Gempuran yang mengerikan seperti narkoba, pornografi melalui handphone, radikalisme, ujaran kebencian dan hoax menjadi tugas bersama untuk memeranginya," pintanya. 

Ia juga mengajak kepada masyarakat yang hadir dalam silaturahmi untuk memberikan hak suaranya dalam Pemilu 17 April nanti. 

"Ajaklah masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya, ajarkan mereka melakukan kebaikan dan menjaga kondusifitas agar Jawa Tengah adem," pungkasnya.

Di kesempatan ini Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang didampingi Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati Batang Suyono berkesempatan menyerahkan insentif Guru Madin secara simbolis, yang jumlah total penerimanya di Kabupaten Batang mencapai 7600 orang dan diserahkan pula bantuan Rp50 juta untuk Pondok Pesantren Darul Ulum. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial