Jelang Mudik Lebaran, Polres Batang Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral

Batang - Menjelang Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 H/ 2019 yang tinggal menghitung hari lagi, Polres Batang menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Linsek) dengan melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan seluruh elemen masyarakat di Aula Rupatama Polres Batang, Selasa (14/5/2019).

Kaporles Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga saat memberikan sambutan menekankan, bahwa  momentum lebaran merupakan puncak pelayanan yang sifatnya kemanusiaan. Sudah menjadi tradisi Jutaan masyarakat Indonesia selalu memanfaatkan momen ini untuk bertemu sanak keluarga.

"Operasi Ketupat Candi atau operasi kemanusiaan bukan hanya menjadi kewajiban TNI dan Polri saja, namun tanggung jawab semua pihak baik Pemerintah Daerah dan elemen masyarakat, untuk bersama-sama mengawal suksesnya perayaan Lebaran 2019," terangnya.

Kabupaten Batang lanjutnya, merupakan jalur utama mudik lebaran yang digunakan para pemudik untuk menuju daerah Jawa Tengah maupun Jawa Timur. Sehingga, kita wajib mempersiapkan segala sesuatunya baik posko pospam, tim kesehatan dan segala perlengkapannya. 

"Saya berharap tahun ini terjalin komunikasi yang lebih baik lagi dengan seluruh stakeholder guna memberikan rasa aman, nyaman, kepada para pemudik yang melintas di jalur Batang,” harapnya.

Kapolres menambahkan, berkaca dari pengalaman tahun kemarin sering kali terjadi kurangnya koordinasi terutama kesiapan tenaga medis. Untuk tahun ini mari kita perbaiki serta gunakan sumberdaya yang ada untuk menyukseskan lebaran tahun ini, sehingga berjalan aman, tertib dan lancar.

Sementara, Bupati Batang Wihaji mengatakan, seperti yang disampaikan oleh Kapolres Batang bahwa Operasi Ketupat Candi tidak hanya sekedar operasi biasa namun operasi kemanusiaan, karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Batang menjadi jalur utama pemudik dengan jarak tempuh mencapai 68 Km lewat jalur Pantura dan 49 km via tol. 

Masalahnya, lanjutnya, setiap tahun selalu berbeda, sehingga ini menjadi kewajiban saya selaku Kepala Daerah untuk memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada pemudik dengan koordinasi bersama Polres Batang selaku penanggung jawab lalu lintas. Tak hanya lalu lintas, kita juga harus mempersiapkan segalanya termasuk tenaga medis kesehatan,  Dishub, dan juga tempat wisata karena Batang dipercaya sebagai titik lelah bagi para pemudik.  

"Lebaran merupakan puncak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jadi, semua harus dipersiapkan dengan matang, mulai dari arus lalu-lintas, tempat wisata, ketersediaan SDM, hingga berbagai potensi gangguan keamanan. Kami berharap semua yang hadir dalam rakor ini bisa maksimal dalam memberikan pelayanan masyarakat,” tegasnya.

Ia menjelaskan terkait pemberlakuan jalur One Way saat menjelang mudik kita Pemerintah Daerah telah merencanakan dan mempersiapkan tiga titik posko kesehatan di jalur Toll Batang-Semarang yakni Rest Area Candiareng, Plelen dan Kuripan.  Kemungkinan exit toll Gringsing tidak berlaku, jadi ada kemungkinan Exit toll pindah di exit kandeman, sehingga kita akan memfokuskan dan menambah petugas baik tim kesehatan dan dishub di rest area Kandeman. 

Rakor tersebut dihadiri oleh Bupati Batang Wihaji, Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga, perwakilan Kodim 0736/Batang, Kemenag, Ketua FKUB, Ketua MUI, dan Kejari Kabupaten Batang. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial