Bupati Batang Siap Bantu Siswa Tidak Mampu

Batang - Bupati Batang Wihaji siap membantu peserta didik baru yang tidak mampu membeli seragam sekolah. 

Hal ini disampaikan Bupati saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di SMPN 1 Batang, Senin (15/7/2019). 

"Saya tidak ingin ada siswa putus sekolah karena tidak mampu membayar uang seragam," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, kami perintahkan kepala sekolah kalau memang menjumpai siswa baru yang tidak mampu membayar seragam, Pemkab siap membantu membelikan seragam sekolah. Karena saya ingin siswa bisa bahagia dalam menuntut ilmu di tahun ajaran baru. 

"Sidak saya lakukan untuk memastikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak ada masalah, mengecek apakah betul guru masuk semuanya usai libur panjang sesuai dengan laporannya. 

Bupati juga menyampaikan ingin mengetahui secara jelas penerapan sistem zonasi di sekolah, jika ada penolakan alasannya apa.

“Saya berharap dengan sistem zonasi ini ada pemerataan kualitas pendidikan, siswa yang pintar tidak berkumpul di sekolah favorit saja, tapi juga di sekolah yang lainnya,” pintanya. 

Kepela Sekolah SMPN 1 Batang  Akhmad Suroso mengatakan, SMP kami di tahun ajaran baru kali ini menolak 81 siswa, penolakan ini dikarenakan kuotanya sudah mencukupi. 

"Untuk total siswa yang mendaftar sebanyak 237 siswa, tapi yang kita butuhkan 192 siswa, sehingga kami tolak 81 siswa," jelasnya.

Ia pun mengatakan siswa baru kami secara keseluruhan mampu membeli seragam sekolah.

"Kita tidak mewajibkan siswa membeli seragam di koperasi sekolah, kita sifatnya membantu,” jelasnya. 

Siswa baru sudah 98 persen telah menitipkan uang untuk pembelian seragam di koperasi sekolah, lanjutnya, yang totalnya mencapai Rp600 ribu, pihak sekolah pun tidak memaksa dan kami pun menggratiskan siswa sekolah di sini. 

"Selama tiga tahun di SMPN1 Batang orang tua siswa tidak pernah saya pungut biaya sepeserpun alias gratis," tegasnya. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial