Lomba Tradisional Egrang, Tutup TMMD Sengkuyung Tahap II di Batang

Batang - Tak seperti pada seremonial penutupan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) biasanya yang sering diisi oleh kesenian, kali ini TMMD Sengkuyung Tahap II ditutup dengan Lomba Final Tradisional Egrang Dandim Cup yang merebutkan hadiah uang tunai total senilai Rp10 juta di Desa Kemiri Timur, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Kamis (8/8/2019).

"Selain untuk mengenalkan dan melestarikan permainan tradisional yang sudah kurang diminati anak-anak, lomba ini juga bertujuan untuk memupuk jiwa solidaritas, persatuan dan kesatuan di masyarakat," ujar Dandim 0736/Batang Letkol Kav Henry RJ Napitupulu.

Dandim yang bertindak sebagai Inspektur Upacara membacakan sambutan Pangdam Diponegoro menyampaikan, TMMD ke-105 kali ini mengambil tema "Melalui TMMD membangun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat". Dengan tema tersebut diharapkan TNI bersama dengan Pemerintah Daerah dan masyarakat mampu melaksanakan proses percepatan pembangunan terhadap fasilitas umum dan sosial demi terciptanya kesejahteraan masyarakat. 

Ia juga menjelaskan selain sasaran pembangunan fisik para prajurit TNI juga menyasar pembangunan non fisik seperti penyuluhan bahaya narkoba, bela negara, penyuluhan pertanian, dan peternakan. 

"Sekali lagi saya atas nama Dandim 0736/Batang menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah bekerjasama untuk menyelesaikan pembangunan jalan ini. Semoga dengan adanya jalan ini perekonomian masyarakat dapat meningkat," tambahnya.

Sementara, Wakil Bupati Batang Suyono, mengucapkan terimakasih kepada jajaran TNI, Polri, Banser, Hansip dan segenap masyarakat yang telah bekerja keras dalam menyelesaikan pembangunan jalan selama satu bulan terakhir. Pelaksanaa TMMD ini merupakan bukti kepedulian dari segenap unsur TNI dalam upaya memperteguh sikap dan tekad kemanunggalan TNI dengan rakyat, dalam kiprahnya selalu mengabdikan dirinya bagi kepentingan rakyat. 

"Ini adalah jalan masyarakat yang dibangun atas dasar swadaya, untuk itu mari jaga, rawat bersama jangan sampai rusak parah karena akses ini penghubung antara Kemiri Timur dengan Banyuputih," tegasnya.

Dandim menerangkan TNI sebagai unsur kekuatan pembangunan Nasional membulatkan tekad untuk menunaikan pengabdiannya bagi masyarakat. TMMD yang telah dimulai sejak dicanangkan pada tahun 80an ini pada hakekatnya merupakan bagian dari upaya peningkatan taraf hidup dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Tentunya dengan satu tujuan yaitu membantu masyarakat membangun desanya yang lebih baik dari sebelumnya. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial