Busana Karnival Khas Batang Akan Dilombakan Tingkat Jateng

Batang - Busana karnival khas Kabupaten Batang yang telah dipergakan di hadapan Bupati Batang Wihaji dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Uni Kuslantasi Wihaji akan ditampilkan dalam Kejuaraan Busana Karnival Tingkat Provinsi Jawa Tengah di Wonogiri pada 24 Agustus 2019. 

Bupati Wihaji didampingi Ketua Tim Pengerak PKK Uni Kuslantasi Wihaji, di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang, Jumat (9/8/2019), mengatakan hasil kreasi para peserta pelatihan yang akan diikutkan dalam lomba tingkat Jawa Tengah, merupakan sebuah bukti bahwa Pemkab Batang memberikan perhatian lebih kepada calon wirausaha muda baru, untuk menampilkan hasil kreativitasnya di hadapan umum.

“Saya senang dan bangga karena berkarakter, ada keunikan ada estetika tersendiri ketika melihat langsung busana karnival khas Batang itu diperagakan. Coraknya menunjukkan nilai kearifan lokal masyarakat Batang, yang tidak dimiliki daerah lain,” sanjungnya.

Menurut Bupati, sebuah busana karnival tidak hanya sekedar bagus, menarik atau terkesan mewah saja. Namun, di dalamnya harus ada pesan bermakna yang bisa diambil dari busana itu.

Salah satu hal yang tak luput dari perhatian Bupati Wihaji adalah hasil karya desain grafis yang juga termasuk dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan.

“Kaos yang bergambar tentang Batang Investment sangat menarik. Pembuatnya berarti sudah memahami bahwa dalam persepsinya Batang adalah Kabupaten Wisata dan Industri, itu bukti hasil pelatihannya inovatif dan mengikuti harapan Pemkab,” terangnya.

Bupati juga mengatakan, Kabupaten Batang mempunyai visi dan misi Visit Batang Years 2022, Heaven of Asia. Produk-produk kreatif mereka bisa ikut dipasarkan di obyek-obyek wisata dan sangat bernilai jual tinggi, tentu berdampak positif bagi perekonomian masyarakat Kabupatrn Batang.

“Hasil kreativitas mereka di Dinas Ketenagakerjaan merupakan jawaban tentang tantangan masyarakat Batang untuk bersaing di era Revolusi Industri 4.0. Sampai sejauh ini penciptaan 1.000 wirausaha muda baru sudah mencapai 700 lebih dan bahkan bisa melebihi target yang diharapkan, karena semua Organisasi Perangkat Daerah hingga masyarakat di desa-desa pun mendukung dengan beramai-ramai mewujudkan visi misi itu,” pungkasnya.

Sementara itu Pelaksana Harian Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang, Sugeng Sudiharto menambahkan, para peserta pelatihan sekarang ini memang sangat kreatif, karena dapat menghasilkan karya yang mengikuti perkembangan zaman revolusi industri 4.0.

“Contohnya hasil karya desain grafis yang menggambarkan Kabupaten Batang yang siap menerima investasi dan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara di tahun 2022. Hasil karya mereka juga bisa dijadikan ajang mempromosikan Kabupaten Batang, dengan segala keunikannya,” katanya. (MC Batang, Jateng/Heri)


Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial