Pemkab Batang Wacanakan Tes Rekrutmen Perangkat Desa Dengan Sistem CAT

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades), mewacanakan perekrutan calon perangkat desa akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

"Harus ada perubahan regulasi yang mengaturnya, agar bisa terlaksana wacana calon seleksi rekrutmen dengan menggunakan sistem CAT," kata Bupati Batang Wihaji saat ditemui di Kantor Bupati Batang, Senin (12/8/2019). 

Ia menyampaikan sistem CAT bertujuan untuk mensinergikan regulasi penghasilan tetap perangkat desa (Siltap) sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2019, minimal sejajar dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan IIA yakni Rp2.022.000,00. 

"Gaji perangkat desa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), maka kinerjanya harus jelas dan profesional, biar masyarakat tahu karena mereka digaji menggunakan uang rakyat," jelasnya. 

Selama ini pemerintah belum bisa mengontrol perangkat desa, lanjutnya, ada yang sebulan masuk sekali, ada yang dua bulan, oleh karena itu, Siltap pada tahun 2020 kita berlakukan sesuai PP No. 11 tahun 2019, maka harus merubah regulasi dan pembinaan yang ketat oleh inspektorat.

Sementara, Kepala Dispermades Kabupaten Batang Agung Wisnu Barata mengatakan, penggunaan CAT seleksi calon perangkat desa sangat beralasan, dengan harapan mendapatkan perangkat yang memiliki standar minimal kompetensi dasar, guna mewujudkan profesionalisme kerja.

"Perangkat desa kedepan memiliki tugas pokok dan fungsi yang cukup berat, selain mengelola keuangan desa yang nilainya miliaran, mereka dituntut akuntabel dan transparan dalam pengelolaannya," jelasnya. 

Tidak hanya itu, lanjutnya, memasuki era revolusi industri 4.0 dibutuhkan perangkat desa yang mampu menggunakan Informasi Teknologi, karena merupakan tuntutan zaman dan meningkatnya sumber daya manusia desa yang semakin kritis. 

"Oleh karena itu, melihat penghasilan yang sudah layak dan sesuai standar, maka dibutuhkan perangkat desa yang profesional," pungkasnya. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial