Bupati Batang Raih Penghargaan Regent Improving Investment and Tourism in Batang

Semarang - Investasi dan piknik di Batang yang menjadi brand Kabupaten Batang bukan hanya sebagai slogan atau tagline Bupati Batang Wihaji. Pasalnya, hal ini mampu mengantarkannya memperoleh penghargaan Regent Improving Investment and Tourism in Batang.

Penghargaan ini diberikan oleh Media Jawa Pos Radar Semarang yang diserahkan langsung oleh Direktur Radar Semarang Baehaqiqi didampingi Komisaris Leak Kustiya kepada Bupati Batang Wihaji di Hotel Patra Jasa, Kota Semarang, Senin (9/9/2019). 

Diraihnya penghargaan bukan tanpa alasan, karena Kabupaten Batang mendapat predikat terbesar kedua dalam investasi di Jawa Tengah yang nilainya mencapai Rp10 triliun. 

Selain memiliki daya tarik investor untuk menanamkan modalnya di Batang, ditambah karena ada sumber energi listrik, sumber air, tanah, dan tenaga kerja, serta infrastruktur jalan nasional, jalan tol, pelabuhan niaga, stasiun keteta api. 

Dalam segi regulasi perizinan untuk lebih transparan dan akuntabel, Pemkab Batang juga memanjakan investor dengan memanfaatkan kemajuan Informasi Teknologi (IT) yaitu cukup dengan membuka aplikasi Batang Spatial System tentang tata ruang berbasis web dan android.

Iklim investasi yang kondusif berdampak pula pada peningkatan kunjungan di Kabupaten Batang, peluang ini ditangkap Bupati Batang Wihaji pada sektor wisata dengan Visit to Batang 2022 yang mengusung Batang Heaven Of Asia. 

Semangat menuju tahun kunjungan wisata mendapat dukungan dari masyarakat Kabupaten Batang, yang memunculkan obyek wsiata baru dengan ide kreatif dan inovatifnya dengan wahana wisata ramah anak, orang tua, dari laut, gunung dan bahkan wisata ekstrim ada di di Batang.

Aplikasi Batang Smart Region dibuat sebagai langkah terobosan Bupati untuk memudahkan masyarakat Batang maupun luar daerah, yang ingin berkunjung ke suatu tempat di Kabupaten Batang dari moda transportasi, tempat kuliner dan tak kalah pentingnya informasi tentang tambal ban. 

Sesuai data Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) tercatat sedikitnya ada 63 spot wisata yang tersebar di 15 kecamatan se-Kabupaten Batang. Namun demikian, dari puluhan spot wisata itu, Pemkab Batang telah memilih empat spot wisata yang akan dijadikan sebagai skala prioritas dalam mengembangkan wisata di Kabupaten Batang dengan konsep empat Si. 

Adapun empat spot wisata yang dipilih Pemkab Batang itu yakni, wisata Sikembang yang berada di Kecamatan Blado (pegunungan), wisata Silurah yang berada di Kecamatan Wonotunggal (sejarah dan budaya), wisata Sigandu yang berada di Kecamatan Batang (pantai), dan wisata Sikuping yang berada di Kecamatan Banyuputih (paralayang).

"Penghargaan ini hasil kerja keras masyarakat Batang yang tetap menjaga iklim kondusifitas, sehingga investasi dan wisata mampu berprestasi," kata Bupati Batang Wihaji usai menerima penghargaan

Tanpa adanya dukungan dari berbagai stakeholder dan masyarakat lanjutnya, penghargaan ini tidaklah mungkin diraih oleh Pemkab Batang. 

"Penghargaan ini menjadi motivasi kita bersama untuk terus krratif dan inovatif agar Batang terus menjadi tempat yang menarik bagi Investor dan menarik bagi pengunjung untuk menikmati indahnya pesona wisata," pungkasnya. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis