Warga LDII Bagian Keluarga Yang Mensyiarkan Ajaran Islam

Bupati batang berikan pengarahan di pengajian umum LDII
Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) merupakan ormas Islam yang tidak asing lagi, namun bagi kami sudah menjadi bagian keluarga dalam mensyiarkan agama Islam.

Hal tersebut dikatakan Bupati Batang Wihaji saat mengunjungi pengajian umum warga LDII, Pengajian dan halal bihalal berlangsung di Masjid Al Mutaqim Kelurahan Kesepuhan Kecamatan Batang, Minggu (16/7), yang di hadiri dari 15 Kecamatan warga LDII.

“Jamaah atau Warga LDII tidak asing lagi bagi kami, dan bukan suatu yang baru saya kenal tapi sudah menjadi keluarga.” Kata Wihaji.

Ia juga mengatakan, sebagai pemimpin daerah memiliki kewajiaban harus untuk dapat melayani semua elemen masyarakat Kabupaten Batang, namun karena baru dua bulan kurang menjabat kami belum bisa maksimal dalam memberikan pelayanan.

“Kami akan merangkul dan melayanai semua ormas islam dan kami selaku Bupati tidak membedakan ormas islam yang tidak bertentangan undang-undang dan peraturan, kewajiban kami pemerintah mensport semua ormas kecuali yang bertentangan dan melawan NKRI.” Kata Waihaji.

Wihaji juga menyampaikan, kontribusi LDII bagi Pemerintah Kabupaten Batang sangat luar biasa, dan hampir 1/4 anggaran pemkab yang mengatur pengelolaanya adalah Ketua DPD LDII yaitu Bapak Tulyono yang juga sebagai Kepala Dispermasdes.

“Sehingga maju mundurnya kabupaten Batang ditentukan Ketua DPD LDII Kabupaten Batang juga.” Kata Wihaji.

Bupati juga meminta kepada warga LDII untuk bermasa-sama guyub rukun membangun Kabupaten Batang, dengan menjalin komunikasi dan silaturahmi bersama ormas Islam lain dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas untuk menjalakan ibadah kegamaan.

Ketua DPD LDII Kabupaten Batang Tulyono mengatakan, “ kehadiran Bupati suatu kehormatan yang luar biasa bagi warga LDII yang bisa ikut dalam pengajian umum dan halal bihalal.”

Kegiatan pengajian umum merupakan kegiatan rutin warga LDII yang di pusatkan di Masjid Al Mutaqim, Kelurahan Kesepuhan Kecamatan Batang setiap hari minggu dengan kajian Quran dan Hadis yang diikuti warga LDII dari 15 kecamatan.

“Untuk hubungan LDII dengan ormas Isalam lain berjalan dengan baik karena kita tergabung dalam pengurus MUI, FKUB, FORKU begitu juga hubunngan dengan masyarakat terjalin dengan baik.” Kata Tulyono. (Edo/McBatang)
Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial