Senang Ziarah, Bupati Wihaji Hobi Kunjungi Khaul

Bupati Batang Wihaji memiliki kebiasaan ziarah kubur ke makam - makam Aulia, sehingga hampir setiap undangan khaul di wilayah Kabupaten Batang bisa dipastikan hadir untuk ikuti pengajian umum yang di kemas dengan khaul.

Seperti khaul Syaikh Faturohman yang bertempat di pemakaman Desa Harjowinagun Barat Kecamatan Tersono Rabu, 11/10. Bupati hadir dalam khaul tersebut yang juga dihadiri oleh KPA Hamaminata Nitinegara dari Kraton Surakarta dengan penceramah KH. Hasyim Hadi pengasuh Pondok pesantren Al Mujahidin dari Ambarawa.

Bupati Batang Wihaji mengatakan, senang dan bangga ketika masyarakat tidak melupakan sejarah asal usul kita, dan tentu dari asal usul kita mengetahui dan mengerti tokosh - tokoh syih masyarakat dan tokoh agama, yang hari ini khaul Faturahman kita rayakan yang telah mewarisi dakwah keislamannya.

" Khaul termasuk tradisi yang baik yang perlu di lestarikan.Saya senang ziaroh sebagai pengingat asal usul kita yang suatu saat kita juga akan mati." Kata Bupati

Dengan khaul kita mengatahui pelaku sejarah yang mewariskan kita sampai hari ini dan ingat sama amla janga' sampu syirik - ha'ya mencari ridho allah

Program santunan akan kita laksanakan akhir bulan ini, numan tetapi pemerintah baru mampu memberikan Rp.1 juta bagi orang miskin yang meninggal dunia.

"Akhir bulan ini santunan kematian bisa di laksanakan, bagi masyarakat miskin yang ingin mendapatkan santunan segara mendaftar untuk meninggal."Canda Bupati yang fisambut tawa jamaah.

Kepala Desa Harjowinangun Barat Musonif mengatakan, Syaikh Faturohman merupakan toko pendiri desa yang dapat memakmurkan Fesa Harjowinganu yang bersal dari keraton Surakarta.

"Syaikh Faturohman pendiri desa yang dapat membuka saluran irigasi persawan sehingga pertanian Deqa menjadi makmur. Di lihat dari nama Desa Harjo itu makmur dan winangun itu pantas yang artinya Harjowinagun itu pantas makmur." Kata Musonif

Untuk ketokohan Syaikh Faturohman dapat menyatukan semua lapisan masyaraka. Dari segi pemerintah sangat baik dan ketokohan dalam berdakwah menysiarkan agama islam dapat di terima dan diamalkan oleh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Wihaji juga mersmikan bangunan makam Syekh Faturman dan penandatanganan prasasti dengan di dampingi Muspika Kecamatan Tersono. (Edo/Humas/McBatang)
Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial