1457 Pengawas TPS Pilkada 2018 Dilantik Secara Serentak

Batang - Sebanyak 1457 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah dilantik secara serentak di 15 Kecamatan se-Kabupaten Batang, Senin (4/6) sore. 

Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Batang, Achmad Suharto mengatakan,  pembentukan pengawas TPS merupakan inisiatif dari Badan Pengawas Pemilihan Umum pusat, untuk melaporkan semua kejadian di masing - masing TPS yang ada di Kabupaten Batang dalam Pemilihan Gubernur dan Wakl Gubernur 2018.  

"Pengawas TPS mulai bekerja sejak dilantik pada 4 Juni dan akan berakhir tujuh hari setelah pencoblosan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada 27 Juni 2018 mendatang,” kata Achmad Suharto.  

Lebih lanjut, bahwa seleksi Pengawas sudah dilaksanakan selama  14 hari dari tanggal 21 Mei - 2  Juni 2018, yang diawali dengan  pengumuman pendaftaran, pendaftaran dan penerimaan berkas, penelitian kelengkapan berkas persyaratan administrasi, perbaikan berkas persyaratan, perpanjangan waktu pendaftaran, tanggapan dan masukan masyarakat, pengumpulan hasil penelitian berkas administrasi, pelaksanaan tes wawancara, pengumuman hasil tes wawancara, dan pelantikan Pengawas TPS. 

“Untuk teknis perekrutannya diserahkan ke setiap Panwascam masing-masing kecamatan, karena nantinya setiap TPS akan diawasi satu orang pengawas yang standby di satu tempat saja untuk memantau semua kejadian yang ada di TPS mulai dari awal membuka kota suara,  pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi di TPS,” kata Achmad Suharto. 

Achmad Suharto, mengatakan kebutuhan calon pengawas TPS, disesuaikan dengan jumlah TPS yang ada di seluruh Kabupaten Batang yaitu sebanyak 1457 TPS, karena tidak seperti Pilkada tahun sebelumnya, Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) harus selalu mengawasi semua TPS yang ada di satu kelurahan. 

“Pengawas TPS sendiri bertujuan untuk meminimalisir pelanggaran, dan melaporkan cepat semua kejadian, " terangnya. 

Untuk mempercepat pelaporannya, semua pengawas nantinya akan dibekali sistem untuk pelaporan cepat, oleh karena itu semua pengawas dari tingkat TPS sampai dengan tingkat Provinsi akan mendapatkan  pelatihan Sistem Pelaporan Online Pilkada (SISLO 2018). 

“Sisitem ini dibangun oleh Bawaslu Pusat untuk semua pengawasan dengan sistem pelaporan cepat akurat, melalui online dengan aplikasi SISLO 2018 melalui HP android,” jelas Achmad Suharto. (Humas/Edo)


Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis