OSS Tak Repotkan Investor Bangun Perusahaan

Batang - Angin segar kini bisa dirasakan oleh perusahaan-perusahaan yang akan menanamkan modalnya di Kabupaten Batang, karena saat ini Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sedang menerapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2018 tentang Online Single Submission (OSS), yang akan mempercepat proses perizinan bagi para investor di Kantor DPMPTSP Kabupaten Batang, Selasa (4/12/2018).

Sekretaris Daerah Kabupaten Batang, Nasikhin yang menjadi narasumber utama mengatakan, sistem ini berbentuk pelayanan terpadu yang menghimpun perizinan dari seluruh Indonesia.

“Dalam PP tersebut diatur masing-masing jenis perizinan terdapat waktu dalam memproses. Ada yang dua hari atau lima hari, tergantung jenis perizinan yang dibutuhkan,” terangnya.

Sekda menjelaskan, kalau perizinan itu hanya sekedar membutuhkan persyaratan yang tidak terlalu banyak, cukup menunggu beberapa saat sudah selesai. Tapi, jika dalam persyaratan membutuhkan kajian yang lebih spesifik, memang memerlukan sedikit waktu tambahan.

 “Intinya perorangan maupun badan usaha yang ingin mengajukan izin, tinggal mendaftar saja, dengan menyertakan persyaratan yang dibutuhkan. Selanjutnya akan ada pemberitahuan dari sistem, bahwa pemohon bersedia berkomitmen untuk memenuhi persyaratan tersebut. Kalaupun persyaratan belum ada, tapi komitmen sudah ada pihak OSS bersedia memproses izin yang dibutuhkan,” paparnya.

Sebagai catatan, lanjutnya, bagi pemilik usaha perorangan maupun badan, yang belum memiliki izin usaha segera dibuat. Sedangkan bagi mereka yang telah memiliki izin hendaknya melakukan perpanjangan secara berkala untuk memperbaharui setelah masa berlakunya berakhir.

“Ada yang tiga tahun dan ada yang lima tahun, tergantung dari jenis izinnya,” tutur Sekda.

Ia mengharapkan, melalui OSS proses perizinan semakin mudah, transparan, waktu semakin jelas dan yang terpenting investor tidak direpotkan dengan berbagai hal yang tidak perlu.

“Mari para pengusaha muda Batang dan investor untuk memanfaatkan fasilitas OSS sebaik-baiknya, kita pelajari bersama dan ikuti aturannya. Hal itu bukan untuk memberatkan dan merepotkan para pelaku usaha, tetapi sebagai bentuk kepastian hukum dan terdaftar sehingga perencanaan serta pembinaan ke depan lebih mudah,” jelasnya.

Tak lupa Sekda Nasikhin juga berpesan, kepada Organisasi Perangkat Daerah yang memberikan pelayanan  perizinan agar bekerja secara profesional, tingkatkan pengetahuan terkait OSS, sebab seluruh Kementerian atau Lembaga (K/L) tergabung menjadi satu. Sehingga semua yang ada dalam lembaga tersebut, harus memahami ketentuan dan aturan yang berlaku. 

“Ada 24 K/L yang izinnya ada dalam OSS,” imbuhnya. (MC Batang, Jateng/Heri)


Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial