Latgab Jadi Ajang PMR Tingkatkan Ketrampilan dan Cintai Lingkungan

Batang – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang, menggelar Latihan Gabungan (Latgab) Palang Merah Remaja (PMR) Wira seluruh Kabupaten Batang, selama dua hari mulai 13-14 April di SMA Negeri 1 Bawang Kecamatan Bawang di sepanjang jalan Desa Jlamprang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Minggu (14/4/2019).

Kegiatan Latgab resmi dibuka dengan penanaman bibit pohon mahoni sejumlah 200 bibit oleh ketua PMI Batang Achmad Taufiq  melalui Wakil Ketua 3 Bidang SDM, Sri Mulyatno, didampingi oleh jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Kecamatan Bawang. 

Sri Mulyatno mengatakan penanaman bibit pohon ini bagian dari ajakan kepada PMR untuk peduli juga terhadap lingkungan. Sekaligus menanamkan rasa cinta kepada lingkungan yang bisa dimulai dari hal yang kecil. Salah satunya dengan kegiatan menanam pohon  ini. 

Kegiatan ini bagian juga dari Pengurangan Resiko Bencana (PRB), karena semain banyak pohon, maka resiko bencana semakin dapat dikurangi. 

"Kita memang tidak menanam banyak, hanya 200 bibit. Yang kita inginkan itu bukan target tanam tapi target hidup. Harapannya dari total bibit yang ditanam 60 persennya bisa hidup, " katanya. 

Selain itu, lanjut Sri, kegiatan latgab diharapkan mampu meningkatkan ketrampilan peserta, untuk selanjutnya peserta dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh pada kegiatan ini, di sekolah dan lingkungan masing-masing. 

"Kegiatan ini bisa juga mempererat hubungan antar sekolah dalam bidang PMR, sebagai ajang tukar pikir dan evaluasi kegiatan bagi PMI kabupaten Batang dalam membina kader PMR," tuturnya. 

Dikatakan Sri, berbagai materi diberikan kepada peserta latgab, diantaranya pertolongan pertama, kesehatan dan sanitasi, kesehatan remaja, kepemimpinan, donor darah, ayo siaga bencana, ketrampilan hidup sehat, pelayanan masyarakat, serta persahabatan Nasional dan Internasional.

"Peserta sejumlah 174 siswa dari 26 pangkalan PMR Wira SMA/MA seluruh Kabupaten Batang , dari kegiatan yang rutin PMI Batang yang dilakukan setiap tahunnya ini, harapannya mampu mencetak kader PMR yang berkualitas, " terangnya. 

Sementara itu, Kepala Markas PMI Kabupaten Batang, Kusnadi yang memantau jalannya Latgab  menuturkan, kegiatan ini juga sebagai ajang menjalin silaturahmi antar sesama pelajar, oleh karena itu pembelajaran dibuat berkelompok dengan mengutamakan sharing atau berbagi pengalaman ketika mereka belajar Kepalang merahan di masing-masing pangkalan.

"Dengan menjalin silaturahmi tersebut akan memberikan suntikan semangat untuk terus belajar mengenai palang merah. Konsep latihan tersebut harapannya setiap PMR bisa belajar untuk berani mengungkapkan gagasan dan menerima masukan ketika ada ketidaksesuaian dengan teori yang ada,” tukasnya.

Peserta Latgab Adi Haryanto mengatakan, kegiatan latgab ini sangat bagus bagi para anggota PMR Wira, terutama sebagai pengembangan skill di bidang kemanusiaan.

"Saya sangat senang sekali bisa mengkuti ini karena mendapat berbagai materi yang menambah kemampuan di bidang kemanusiaan,"pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Wan)


Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial